Evaluasi Dan Sempurnakan Program PKK, Bupati Sedana Arta Buka Rakon dan Rakerda PKK Kabupaten Bangli 2021

BANGLI-fajarbali.com | Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta, SE., membuka Rapat Konsultasi (Rakon) dan Rakerda PKK Kabupaten Bangli tahun 2021, Rabu (2/6/2021) di ruang pertemuan Utama RSU Bangli.


Saat itu, hadir Ketua TP PKK Kabupaten Bangli Ny. Sariasih Sedana Arta dan Pimpinan OPD terkait di lingkungan Pemkab Bangli beserta Ketua TP PKK Kecamatan, Desa dan Kelurahan se-Kabupaten Bangli. Ketua panitia I Dewa Ayu Pusparini, A.Md.Keb., dalam laporannya mengatakan kegiatan Rapat Konsultasi ini bertujuan untuk mewujudkan sinergitas program TP PKK tahun 2021 baik lintas wilayah maupun sektoral.

Selain itu, Rakon dan Rakerda tersebut juga dimaksudkan untuk mengevaluasi kegiatan TP PKK untuk penyempurnaan dan sebagai pedoman pelaksanaan pada tahun berikutnya.

Baca Juga :
Pentingnya Perhatian Keluarga Dalam Memberikan Keamanan Bagi Lansia
Work From Bali Diharapkan Bisa Terwujud

“Pelaksaan Rakon dan Rekerda ini, diharapkan untuk dapat mengetahui program prioritas tahun 2021 dan rencana kerja TP PKK Kabupaten Bangli tahun 2022 serta tata kelola kelembagaan PKK dan Rencana Kerja TP PKK Kabupaten Bangli tahun 2021-2024. Termasuk rencana pencanangan gerakan nasional Keluarga Pelopor Perubahan yang akan dilaksanakan dari tingkat Pusat sampai Daerah pada tahun 2021,” bebernya.

Sementara Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bangli Ny. Sariasih Sedana Arta mengatakan Rakon merupakan agenda rutin tahunan, yang bertujuan untuk menyusun strategi gerakan PKK, mensosialisasikan dan penyampaian program prioritas tahun 2021 dan rencana kerja tim penggerak PKK Kabupaten Bangli tahun 2022, serta menyelaraskan program kerja gerakan PKK mulai dari tingkat provinsi sampai di tingkat desa kedepannya.

Sedangkan rakerda merupakan agenda 5 tahunan yang dilaksanakan dalam rangka menyampaikan hasil Rakernas IX PKK Tahun 2021.

“Kelembagaan PKK adalah salah satu lembaga strategis dilihat dari struktur kelembagaannya. Dimana TP PKK dibentuk secara berjenjang mulai dari pusat sampai dengan desa/kelurahan bahkan dibawahnya dibentuk kelompok dasawisma sebagai ujung tombak yang paling dasar dalam pelaksanaan programnya,” jelasnya.

Ditambahkan, salah satu agenda yang tentunya mengacu pada program PKK Pusat dan Provinsi yang menjadi prioritas di Kabupaten Bangli adalah mengharmonisasi dan mensinkronisasikan kegiatan pada sekretariat dan masing-masing pokja. Diantaranya adalah pemanfaatan tanah pekarangan melalui HATINYA PKK yaitu Halaman Asri, Teratur, Indah dan Nyaman.

“Besar harapan kami tanah pekarangan dimanfaatkan sebaik-baiknya dengan menanam tanaman yang bermanfaat bagi keluarga dan bernilai ekonomis.  Apalagi di masa pandemi Covid-19 ini, diharapkan mampu mengurangi pengeluaran keluarga dan pada muaranya akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan menurunkan angka kemiskinan di Kabupaten Bangli,” ungkapnya.

Sementara Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta, SE., dalam sambutannya mengatakan kelembagaan PKK memiliki potensi yang luar biasa untuk mendukung program-program pembangunan, melalui gerakan masif dan terstruktur. Oleh karenanya, gerakan PKK harus mengikuti perkembangan situasi dan kondisi.

“Gerakan PKK sebagai mitra kerja pemerintah yang memiliki akses terdekat dengan sasaran keluarga dalam konsep pemberdayaan masyarakat. Ke depan kita harapkan PKK ikut berpartisipasi aktif merumuskan kebijakan pemerintah untuk mempercepat pembangunan SDM dan wilayah,” tegasnya.

Untuk itu, Bupati Sedana Arta menekankan PKK tetap bekerja dengan fokus, tulus dan lurus dengan selalu mempertajam program-program prioritasnya. Disisi lain pihaknya juga berharap agar TP PKK sampai pada tingkat kecamatan, desa/kelurahan dengan segenap jajarannya secara proaktif mengembangkan program-program yang inovatif untuk turut serta mengatasi isu-isu strategis yang berkembang. (ard)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Next Post

Operasi Prokes Di Susut, Jaring Enam Pelanggar Tak Gunakan Masker

Rab Jun 2 , 2021
BANGLI-fajarbali.com | Meski pelaksanaan operasi gabungan penegakkan pendisiplinan penerapan protokol kesehatan (Prokes) telah sering dilakukan. Nyatanya, masih ada saja masyarakat yang terjaring petugas.
BPD BALI