Eksekutif dan Legislatif Bahas Enam Ranperda, Dua Ranperda Inisiatif Dewan Untuk PMI dan Bendega

GIANYAR-fajarbali.com | Dewan Gianyar bersama Eksekutif membahas enam Ranperda melalui rapat paripurna, Senin (31/5/2021) lalu.


Rapat dipimpin Ketua DPRD I Wayan Tagel Winarta dan dihadiri Bupati Gianyar I Made Mahayastra bersama Wakil Bupati Anak Agung Gde Mayun beserta seluruh pimpinan OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gianyar. 

Ketua DPRD I Wayan Tagel Winarta mengatakan Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Gianyar telah ditetapkan oleh Badan Musyawarah pada bulan Mei 2021, yang mengagendakan Penyampaian Pengantar Empat Rancangan Peraturan Daerah Kabupaten Gianyar tahun 2021 dan Dua Raperda Inisiatif DPRD Kabupaten Gianyar tahun 2021.

Baca Juga :
Pancasila Sebagai Inspirasi dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara
Bupati Tamba Serahkan, Bantuan Sanpras Pertanian

Ketua Dewan mengatakan setelah Bupati Gianyar membacakan sambutan, diharapkan kepada anggota DPRD Kabupaten Gianyar agar dapat mendengarkan dan menyimak dengan baik, sehingga dapat menyikapi dan mampu mengkaji materi Raperda tersebut.

“Kepada Anggota DPRD kami harapkan agar dapat mendengarkan dan menyimak dengan baik sehingga menyikapi dan mampu mengkaji materi Raperda tersebut,” kata Tagel Winarta.

Bupati Gianyar, I Made Mahayastra mengatakan demi terciptanya kepastian hukum dan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah pada masa Pandemi COVID-19 ini diperlukan adanya regulasi. Berkenaan dengan hal tersebut, maka perlu disiapkan payung hukum dalam pelaksanaan kegiatan tersebut. Diantaranya Rancangan Peraturan Daerah Kabupaten Gianyar sebagai berikut; Ranperda Tentang Penyelenggaraan Perlindungan Sosial Bagi Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial, Ranperda Pengarusutamaan Gender, Ranperda Perubahan Kedua Atas Peraturan Daerah Nomor 3 Tahun 2013 Tentang Retribusi Pengendalian Menara Telekomunikasi, Ranperda Penyelenggaraan Perumahan dan Kawasan Permukiman.

I Made Agus Mahayastra berharap Rancangan Peraturan Daerah ini segera mendapatkan pembahasan melalui rapat-rapat kerja pansus sehingga Raperda ini segera dapat ditetapkan. Selain itu Bupati Mahayastra juga mengapresiasi DPRD Gianyar karena telah menyampaikan dua Rancangan Peraturan Daerah inisiatif Dewan yaitu : Ranperda Perlindungan Pekerja Migran dan Ranperda Perlindungan dan Pelestarian Bendega.  

Dua buah Rancangan Peraturan Daerah Inisistif Dewan ini sangat diperlukan untuk melindungi Pekerja Migran dan juga untuk melindungi serta melestarikan nelayan yang tergabung dalam Bendega. Dimana seperti yang kita ketahui bersama, para pekerja migran harus mempunyai jaminan untuk pemenuhan pelindungan hukum, ekonomi dan sosial pekerja migran dan keluarganya.

Begitu juga halnya dengan para nelayan yang tergabung dalam Bendega sebagai lembaga tradisional mempunyai tugas dalam mengayomi masyarakat pesisir, yang dalam hal ini membantu pemerintah dalam meningkatkan pembangunan dan melestarikan kearifan lokal di bidang kelautan dan perikanan. (sar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Next Post

Ketua Dekranasda Gianyar Tinjau Pelatihan Barista, Uji Kompetensi Bagi 50 Peserta Muda

Sel Jun 1 , 2021
GIANYAR-fajarbali.com | Minum kopi hampir seperti sebuah ritual wajib bagi sebagian besar masyarakat. Jika belum minum kopi, serasa belum lengkap. Apalagi saat ini minum kopi sambil kumpul-kumpul di café atau kedai kopi, tengah menjadi trend dikalangan anak muda.
BPD BALI