Dukung Program Rehabilitasi Hutan Mangrove, Yayasan AHM Tanam 8000 Pohon di Bali

Penanaman pohon mangrove oleh Yayasan AHM.
DENPASAR-fajarbali.com | Dalam upaya mendukung pelestarian lingkungan jelang pelaksanaan KTT G20 sekaligus mendukung program rehabilitasi hutan mangrove dalam mengurangi dampak abrasi dan sedimentasi pantai di Bali khususnya di pesisir Tanjung Benoa, Yayasan Astra Honda Motor (AHM) bersama Astra Motor Bali melakukan penanaman 8000 tanaman mangrove di Taman Hutan Raya (Tahura) Ngurah Rai, Desa Pesanggaran, Denpasar.
 
Kegiatan yang didukung oleh Mangrove Rangers dan Tahura Ngurah Rai ini juga bertujuan memperbaiki kondisi ekosistem pada pesisir pantai dan laut yang saat ini berada dalam kondisi terdegradasi. Kegiatan ini pula direncanakan akan terus berlanjut dalam upaya memperbanyak tanaman mangrove sekaligus pemeliharaannya hingga waktu yang telah ditentukan.
 
General Manager Corporate Communication AHM, Ahmad Muhibbuddin dalam siaran persnya, Selasa (6/9) mengatakan, pohon merupakan bagian terpenting dari ekosistem alam untuk menjaga bumi dengan kelestarian hutan mangrove Hutan Rakyat (Tahura) Ngurah Rai. Perusahaan ingin penanaman yang dilakukan dapat memberikan nilai tambah ekonomis kepada masyarakat di sekitar lokasi mangrove.
 
“Melalui semangat Sinergi Bagi Negeri, Yayasan AHM bekerjasama dengan Astra Motor Bali dan juga masyarakat dalam hal ini Sahabat Mangrove Ranger Indonesia melakukan beragam aktivitas bagi lingkungan. Program penanaman pohon ini juga diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitarnya sebagai obyek pariwisata maupun hasil budidaya, menjaga kelestarian mangrove, meningkat jumlah oksigen dan mencegah/mengurangi abrasi laut,” ungkap Muhibbuddin yang juga Ketua Yayasan AHM.
 
AHM secara berkesinambungan melakukan penanaman pohon dan perawatan untuk menjaga ekosistem darat dan laut untuk dapat dimanfaatkan oleh masyarakat di sekitarnya. Di Desa Segarajaya atau yang lebih dikenal sebagai salah satu destinasi wisata di Bekasi dengan nama Jembatan Cinta Tarumajaya, AHM telah menanam 6.500 pohon mangrove.
 
Selain di desa tersebut, AHM juga telah menanam sekitar 10.250 pohon mangrove di Banjarmasin, Kalimantan Selatan dan di Muaragembong, Bekasi sebagai upaya konservasi Bekantan dan Lutung Jawa sebagai fauna asli Indonesia. Buah dari pohon mangrove ini pun dapat dimanfaatkan untuk menjadi kreasi panganan lokal sebagai salah satu pendapatan masyarakat seperti kerupuk dan sirup. Keberadaan mangrove juga mampu meningkatkan penghasilan masyarakat di sektor pariwisata dan menambah pendapatan nelayan di sekitar kawasan hutan mangrove tersebut.
 
Region Head Astra Motor Bali, Yohanes Kurniawan menambahkan, sangat mendukung Program Sinergi Bagi Negeri. Melalui kegiatan positif ini berdampak baik bagi masyarakat baik dari segi kesehatan dan ekonomi. Hal ini dikarenakan lebih banyak pohon yang tumbuh, maka makin banyak juga udara bersih yang dapat dihirup, selain itu ekosistem baru juga akan terbentuk disekitar pohon-pohon tersebut. “Kami mengapresiasi dan bangga karena Bali menjadi tuan rumah dan dipercaya untuk kegiatan ini, kami berharap semoga apa yang kita tanam akan menuai hal-hal yang baik untuk generasi kita mendatang,” terangnya.
 
Penghijauan menjadi salah satu program kepedulian lingkungan AHM di berbagai  daerah di penjuru Tanah Air yang bekerjasama dengan masyarakat dan pemerintah setempat. Tercatat lebih dari 223.700 pohon telah ditanam sejak 2012 di seluruh Indonesia dan memberikan dampak positif bagi masyarakat dan lingkungannya.
 
Program konservasi hutan mangrove ini juga turut didukung oleh Astra Motor Bali, PT Hitachi Astemo Bekasi Manufacturing, PT Musashi Auto Parts Indonesia, PT Suryaraya Rubberindo Industries, dan PT Yutaka Manufacturing Indonesia, Sahabat Mangrove Ranger Indonesia dan Masyarakat Adat Desa Tengkulung. (M-001/rl)

Next Post

Kisah Rika, Alumni FHIS Undiksha. Gagal Jadi Dokter, Pilih Advokat

Sel Sep 6 , 2022
Rika Lulus Dari Fakultas Hukum Undiksha
Rika 1-fb48d179