Dukung Pelayanan Pariwisata di Masa Pandemi, ITDC Salurkan Bantuan Sarana Penerapan Protokol Kesehatan Bagi Desa Wisata Pinge

THE NUSA DUA-fajarbali.com |PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero)/Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), BUMN pengembang dan pengelola destinasi pariwisata di Indonesia telah menyalurkan bantuan sarana penerapan protokol kesehatan kepada Desa Wisata Pinge pada Jumat (28/05/2021), guna mendukung pelayanan pariwisata di desa tersebut di tengah pandemi COVID-19 yang masih berlangsung. Bantuan yang diberikan berupa 6 unit wastafel, 200 buah masker, 115 buah hand sanitizer dan 12 buah sabun cair.


Bantuan ini merupakan bagian dari program Corporate Social Responsibilty (CSR) atau Tanggung Jawab Sosial Perusahaan sebagai bentuk komitmen ITDC dalam memfasilitasi Desa Wisata Pinge secara berkelanjutan sebagai destinasi pariwisata aman dan nyaman bagi kunjungan wisatawan, khususnya di masa adaptasi baru.  Desa Wisata Pinge sendiri adalah desa wisata binaan ITDC yang terletak di Kecamatan Marga, Kabupaten Tabanan, Bali.

“Kami berharap bantuan yang kami salurkan dapat bermanfaat bagi Desa Wisata Pinge dalam memberikan pelayanan kepada wisatawan maupun digunakan oleh masyarakat setempat dalam aktivitas kesehariannya di masa adaptasi kebiasaan baru ini. Dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat dalam pelayanan dan aktivitas keseharian ini akan memberikan jaminan kepada wisatawan bahwa Desa Wisata Pinge aman dan nyaman untuk dikunjungi,” kata VP Corporate Secretary ITDC Miranti Nasti Rendranti.

Baca Juga :
Pro Kontra Sampradaya, Akademisi UNHI Denpasar: Hindari Merasa Diri Paling Benar
Kepergok Tempel Sabu di Dekat Pohon, Oknum Polisi Pengedar Narkoba Ditangkap

“Terima kasih atas perhatian yang begitu besar dari ITDC kepada kami selama ini. Bantuan dan pendampingan ini akan kami manfaatkan sebaik mungkin guna mewujudkan Desa Pinge menjadi Desa Wisata yang tetap mengedepankan kearifan lokal serta dapat menjadi daerah tujuan wisata yang higienis di masa adaptasi kebiasaan baru ini. Kami telah bersiap untuk menerima kembali kunjungan wisatawan dengan melakukan upaya penataan serta kami telah melengkapi kawasan kami dengan sertifikat  Cleanliness, Health, Safety and Environmental Sustainability (CHSE) dari Dinas Pariwisata Tabanan,” ucap Ketua Badan Pengelola Desa Wisata Pinge A.A. Ngurah Putra Arimbawa.

Sebagai informasi, ITDC telah melakukan pendampingan di Desa Pinge mulai tahun 2016, dalam bentuk pembangunan dan penataan secara fisik, pelatihan SDM serta promosi. Adapun pembangunan dan penataan fisik yang telah dilakukan antara lain pembangunan Tourist Information Center (TIC),  dan dekorasi patung Gajah sebagai center of attraction, pembuatan dapur tradisional sebagai lokasi cooking class untuk wisatawan, penataan gerbang rumah/homestay, serta penambahan lampu penerangan di seluruh desa. Sementara untuk pelatihan SDM, ITDC memberikan pelatihan manajemen homestay dan tour guide.

Selain bantuan fisik serta pelatihan SDM, ITDC juga membantu kegiatan promosi Desa Wisata Pinge dengan mengikutsertakan Desa Wisata Pinge dalam kegiatan pameran serta melakukan penyebaran informasi kepada pemangku kepentingan melalui sejumlah media promosi diantaranya brosur dan roll banner.

Dukungan ITDC untuk mempromosikan Desa Pinge ini pun telah berkontribusi terhadap peningkatan kunjungan wisatawan ke Desa Wisata Pinge. Jumlah kunjungan ke Desa Wisata Pinge pada tahun 2016 meningkat hampir dua kali lipat dari tahun sebelumnya, yaitu 1.674 wisatawan pada 2016, dibandingkan 856 wisatawan pada 2015. Angka tersebut terus meningkat selama tiga tahun terakhir hingga puncaknya pada tahun 2019 sebanyak 2.310 kunjungan wisatawan.

“Melalui pemberian bantuan serta pendampingan yang kami lakukan, kami berharap bahwa Desa Pinge yang merupakan desa tradisional dapat semakin mandiri dan profesional dalam menata serta mengatur desanya sebagai desa wisata unggulan di Bali, sehingga mampu memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi penduduk desanya. Hal ini juga sekaligus sebagai bentuk komitmen ITDC dalam mendukung pengembangan pariwisata berbasis komunitas di Bali,” tutup Miranti. (rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Next Post

Peringati Hari Lanjut Usia Nasional 2021, RSUP Sanglah Beri Support Pasien Geriatri

Ming Mei 30 , 2021
Denpasar-fajarbali.com | Dalam rangka memperingati Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) 2021 yang jatuh pada Sabtu (29/5/2021), pihak RSUP Sanglah memberi dukungan kepada pasien geriatri yang sedang menjalani perawatan di RSUP Sanglah.
BPD BALI