DLH Bangli Harapkan Bantuan Tambahan Armada Truk Sampah dan Skylift

14 Views

BANGLI-fajarbali.com | Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bangli mengeluhkan minimnya jumlah armada berupa truk sampah dan skylift yang dimiliki.


Kondisi ini menyebabkan, pelayanan yang diberikan kepada masyarakat untuk angkut sampah dan pemangkasan belum bisa optimal. Karena itu, DLH Bangli kini terus berjuang dan telah mengajukan permohonan bantuan kepada Pemprop Bali melalui Bantuan Keuangan Khusus (BKK) agar mendapat tambahan truk sampah dan skylift tersebut. Mengingat kondisi keuangan Bangli saat ini juga sangat minim, karena  lebih banyak dialokasikan untuk penanganan covid-19.

Hal tersebut ditegaskan Kepala DLH Kabupaten Bangli, Ida Ayu Gede Yudi Sutha saat dihubungi Rabu (30/6/2021). Kata dia, pada dasarnya penanganan sampah di Kabupaten Bangli saat ini memang masih bisa teratasi. Sebab, Kabupaten Bangli mendapatkan tambahan 5 armada baru dari pusat lantaran meraih trofi Adipura. Namun selebihnya, DLH Bangli hanya memiliki 12 unit truk pengangkut sampah yang rata-rata usianya sudah tua, keluaran tahun 1990-an. Bahkan dua diantaranya sudah ada sejak tahun 1985.

Baca Juga :
Penutupan Bulan Bung Karno, Suradnyana, Pemuda Buleleng Mencontoh Spirit Perjuangan Sang Proklamator
Ribuan Masyarakat Sangsit Antusias Lakukan Vaksinasi Massal

Ironisnya dari 12 armada lama tersebut, kata Dayu Yudhi, hanya empat armada yang masih bisa dioperasikan. Dengan demikian, hanya 9 armada saja yang selama ini beroperasi.

“Empat armada itu, kondisinya sudah tidak layak. Namun tetap kita paksakan untuk bisa memberikan pelayanan kepada masyarakat,” jelasnya. Dampaknya, diakui, pelayanan belum bisa dilakukan secara maksimal karena armada tersebut kerap mengalami kerusakan, bahkan hingga rawan menyebabkan kecelakaan kerja.

Sementara kalau dilakukan perbaikan membutuhkan biaya yang cukup tinggi. “Idealnya, Bangli mempunyai armada truk sampah sebanyak 25 unit. Karena kita, juga melayani untuk kecamatan Kota, Tembuku, Susut dan Kintamani. Termasuk pasar juga kita layani,” jelasnya. Kebutuhan 25 armada truk sampah ini, diperlukan untuk melayani seluruh masyarakat Bangli.

“Apalagi dengan adanya TRC (Tim Reaksi Cepat), tentunya bantuan tersebut sangat diperlukan untuk kecepatan pelayanan kita,” sebut adik kandung Sekda Bangli, IB Gede Giri Putra.

Sedangkan untuk skylift, lanjut Dayu Yudhi, DLH Bangli saat ini hanya mempunyai 1 unit saja. Sementara kebutuhan skylift, dengan dibukanya layanan pengaduan 24 jam permintaan bantuan untuk pemangkasan begitu tinggi.

“Kami juga kekurangan skylift. Saat ini, kami hanya punya satu skylift. Sementara permohonan dari masyarakat sangat membludak sampai ke tingkat desa. Namun karena kita punya satu, di Kota saja belum tuntas sudah diminta oleh banyak desa. Terutama untuk pemangkasan pohon beringin di pura – pura. Itu yang bikin kami kewalahan melayani,” akunya.

Untuk bisa memenuhi kepentingan masyarakat, sesuai analisa yang dilakukan, pihaknya setidaknya harus mempunyai empat  unit skylift untuk masing-masing kecamatan.

“Kami saat ini sangat memerlukan dukungan dan bantuan untuk memperjuangkan BKK yang kita ajukan supaya bisa direalisasikan oleh Propinsi Bali,” harapnya. Terlebih diakui, tahun ini DLH Bangli dipastikan sudah tidak bisa mendapatkan bantuan dari Pusat lantaran saat pengajuan permohonan DAK (Dana Alokasi Khusus) pihaknya tidak dilibatkan. (ard)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Dewan Dorong Pemkab Bangli Lakukan Pemutihan Tunggakan PHR

Sab Jul 3 , 2021
14 ViewsBANGLI-fajarbali.com | Ketua Komisi II DPRD Bangli, I Ketut Mastrem mendesak Pemkab Bangli untuk segera menuntaskan persoalan piutang terutama Pajak Hotel dan Restaurant (PHR) yang telah nunggak sejak puluhan tahun silam. Caranya bisa dilakukan dengan pengurangan ataukah dengan pemutihan, tentunya agar disesuaikan peraturan yang berlaku.