NEGARA-sandybrown-gazelle-543782.hostingersite.com | Terpilih mewakili Jembrana, Kelurahan Gilimanuk mengikuti lomba Kelurahan se Bali. Tim penilai Provinsi datang ke Gilimanuk untuk melakukan penilaian dan melihat dari dekat kelurahan Gilimanuk, Kamis (9/5).
Tim Provinsi datang ke Gilimanuk dengan disuguhi pameran kerajinan serta kuliner. Tampak hadir, Asisten Administrasi Umum I Ketut Kariadi Erawan, Dandim 1617 Jembrana Letkol Kav. Jeffry M. Hanok dan Wakil Ketua TP PKK Ny. Ani Setiawarini.
Lurah Gilimanuk , Gede Wariana Prabawa mengatakan lomba kelurahan itu merupakan ajang evaluasi dan mengukur sejauh mana capaian program yang telah berjalan. "Kelurahan Gilimanuk telah melakukan pemberdayaan masyarakat dan kelompok berupa produk inovasi antara lain kelompok suka duka pojok pitu, pokmas rumah burung bali jaya lestari, kelompok nelayan karang sewu dan kelompok pengelola sampah,"ujarnya.
Bupati Jembrana dalam sambutannya yang dibacakan oleh Asisten Administrasi Umum, I Ketut Kariadi Erawan mengatakan Perlombaan Kelurahan Tahun 2019 ini, Kelurahan Gilimanuk memperoleh Peringkat Pertama dalam Perlombaan Kelurahan Tingkat Kabupaten Jembrana yang selanjutnya ditunjuk untuk mewakili Kabupaten Jembrana dalam Perlombaan Kelurahan Tingkat Provinsi Bali Tahun 2019. Sebelum dilaksanakan penilaian dan evaluasi oleh Tim Penilai Perlombaan Desa/Kelurahan Provinsi Bali pada hari ini tentunya sudah dilakukan pembinaan-pembinaan oleh Tim Kecamatan dan tim Kabupaten.
Pada prinsipnya Kelurahan Gilimanuk sudah siap untuk dinilai, dimana data-data yang disiapkan tentunya telah dilengkapi dengan bukti-bukti pendukung administrasi dan kegiatan serta sesuai dengan kondisi riil dilapangan. Namun demikian dari berbagai upaya, persiapan dan Pembinaan yang sudah dilakukan, sudah barang tentu hasil sepenuhnya pada Tim Penilai Perlombaan Desa/Kelurahan Provinsi Bali Tahun 2019. Selanjutnya khusus kepada Kelurahan Gilimanuk, dengan mengikuti Perlombaan Kelurahan Tingkat Provinsi Bali ini, tentunya merupakan suatu pengalaman yang sangat berharga, karena melalui lomba ini Kelurahan Gilimanuk dapat lebih termotivasi dalam memacu semangat pembangunan masyarakat untuk mencapai kemajuan Kelurahan Gilimanuk itu sendiri. "Harapan saya agar setelah lomba ini, Kelurahan Gilimanuk tetap bersemangat untuk melaksanakan pembangunan Kelurahan dengan mendorong prakarsa, partisipasi dan peran serta aktif masyarakat demi terwujudnya kesejahteraan masyarakat yang berkesinambungan," ujar Kariadi.
Ketua tim penilai klarifikasi lapangan untuk lomba kelurahan tingkat Provinsi Bali, Putu Anom Agustina menyampaikan dalam lomba kali ini mengacu pada Kreteria 3 (tiga) Bidang yang meliputi 19 aspek yaitu Bidang Pemerintahan mecakup Aspek Pemerintahan Kelurahan, Kinerja, inisiatif dan kreativitas dalam pemberdayaan masyarakat kelurahan berbasis teknologi informasi/E-Government serta kelestarian adat dan budaya.
Kemudian bidang kewilayahan meliputi aspek identitas, batas, inovasi, tanggap siaga bencana dan pengaturan investasi. Terakhir Bidang Kemasyarakatan aspek partisipasi masyarakat, lembaga kemasyarakatan, pemberdayaan kesejahteraan keluarga, keamanan dan ketertiban, pendidikan, kesehatan, ekonomi, penanggulangan kemiskinan dan peningkatan kapasitas masyarakat, sebagaimana tertuang dalam data profil kelurahan 2 (dua) tahun terakhir.(prm)