Diduga Menjadi Sasaran Ketidak Puasan, Dua Pria Coret Sepanduk Milik Polisi

WhatsApp Image 2025-08-29 at 16.55.47_d2737beb
Dua pria yang telah memasang tanda silang di spanduk milik Polres Buleleng

BULELENG-fajarbali.com | Diduga menjadi sasaran ketidak puasan akibat kekisruhan yang terjadi di Jakarta setelah terjadinya salah satu pendemo yang menggunakan seragam Angkutan Online yang menjadi korban setelah dilindas kendaraan taktis milik jajaran kepolisian.

Sontak saja diduga akibat insiden tersebut, aksi pencoretan terhadap sepanduk milik Polres Buleleng yang terpasang di beberapa sudut kota Singaraja menjadi sasaran orang tidak dikenal dengan memasang tanda silang dengan menggunkan lakban hitam yang kini viral dimedia social.

Dalam penyilangan terhadap tulisan ‘Polri Untuk Masyarakat’ yang terdapat di baliho tersebut terlihat dilakukan oleh dua oknum pria yang tidak dikenal dengan menggunakan seragam serba hitam dengan penutup kepala menggunakan helem hitam.

Menariknya dalam aksi yang dilakukan dua pria yang tidak dikenal itu dilakukan di belakang kendaraan renger milik polisi yang sedang parkir di Lokasi tempat pengerusakan spanduk tersebut.

Kapolres Buleleng AKBP Ida Bagus Widwan Sutadi saat dikonfirmasi, Jumat (29/8/2025) siang mengaku dirinya telah mendapatkan laporan terkait dengan pengerusakan spanduk miliknya yang terpasang di beberapa sudut kota.”Memang kami baru mendapatkan laporan terkait dengan pengerusakan atas spanduk kami yang terpasang di beberapa tempat. Pengerusakannya menggunakan lakban hitam dengan menyilang,”jelas Sutadi.

Sutadi juga menuturkan, pengerusakan terhadap spanduk kepolisian itu kemungkinan dilakukan dengan spontanitas yang dilakukan oleh pemuda akibat kejadian yang terjadi di pusat.”Kemingkinan hal itu dilakukan disaat subuh. Hal itu merupakan Gerakan spontanitas yang dilakukan masyarakat atau kelompok pemuda akibat kekecewaan yang terjadi di Nasional namun hal itu tidak ada pengerusakan serius hanya pemasangan silang pada spanduk tersebut,”lanjutnya lagi.

Bahkan dengan adanya insiden tersebut, dirinya telah memerintahkan guna melakukan penurunan terhadap spanduk tersebut. Hal itu dilakukan guna tidak memancing hal-hal yang tidak diinginkan.”Bahkan spanduk tersebut sudah kami turunkan. Untuk kejadian tersebut kami sebenarnya sudah melakukan hal komunikasi kepada semua stakehorder untuk terus menjaga situasi yang kondusif,”akunya.

BACA JUGA:  Momentum Puncak HUT Kota Singaraja Sutjidra, Kami Luncurkan Program Ambulance Jenazah dan Pemulasaran Gratis

Dikonfirmasi terkait situasi yang terjadi? Dirinya mengakui sampai saat ini situasi yang terjadi di Kabupaten Buleleng masih dalam keadaan terkendali.”Untuk sementara dan astungkara seterusnya situasi di Buleleng masih aman, kondusif dan tentunya hal itu kami akan pertahankan,”tutup Pria asal Desa Patemon tersebut. @gus

Scroll to Top