Dewan Dorong Pemulangan Jenazah Warga Miskin Non Biaya

(Last Updated On: )

SINGARAJA – fajarbali.com | Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Buleleng terus mendorong pemerintah daerah untuk membebaskan anggaran kepada masyarakat miskin dalam memulangkan jenazah bila ada kematian di rumah sakit.


Hal itu diungkapkan Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Buleleng Luh Hesti Ranitasari dalam rapat Pembahasan Rencana Kerja Pemerintah Daerah Kabupaten Buleleng bersama dengan rekan kerja Komisi IV DPRD Kabupaten Buleleng yakni Dinas Kesehatan, Dinas Sosial dan Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Buleleng, Senin (21/6/2021) kemarin.

Dalam pemaparannya Dirut RSUD Kabupaten Buleleng dr. Putu Arya Nugraha, Sp.PD, menyampaikan bahwa untuk saat ini biaya pelayanan jaminan kesehatan KIS hanya membiayai bagi masyarakat yang sakit, kemudian apabila yang bersangkutan meninggal untuk biaya pemulangan jenazah masih ditanggungkan kepada pihak yang bersangkutan.

Baca Juga :
Peringati Bulan Bung Karno, Buleleng Lakukan Penanaman Pohon di Desa Lokapaksa
Ajang Papua Open 2021, Tiga Atlet Taekwondo Buleleng Sabet Prestasi

Menurutnya tentu ini adalah masalah baru yang muncul, karena tidak semua orang apalagi bagi penerima KIS itu mampu untuk mengeluarkan biaya dari rentangan 1-1,5 juta rupiah untuk biaya pemulangan dan perawatan jenazah. Dr. Arya juga menambahkan bahwa hingga saat ini hal-hal seperti itu dari pihak RSUD masih berusaha membantu dengan memasukkan rincian tersebut ke dalam piutang Rumah sakit, dan juga ditambahkan olehnya ada beberapa organisasi sosial yang membantu dalam masalah pembiayaan.

Atas dasar tersebut Dirut RSUD menagjukan program kepada Komisi IV DPRD kabupaten Buleleng untuk memberikan anggaran untuk biaya perawatan dan pemulangan jenazah ini.

“Selama ini bagi para pemegang KIS hanya dibiayai saat pengobatan, tapi saat yang bersangkutan meninggal dunia, untuk biaya perawatan dan pemulangan jenazah masih dibebankan kepada keluarga. Bagi mereka para pemegang KIS kan masuk ke kategori yang kurang mampu, jadi rasanya untuk biaya itu mereka tidak ada.” ujarnya.

Saat disinggung mengenai hal ini seusai kegiatan, Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Buleleng menyambut baik hal ini. Dirinya tidak menampik terjadinya hal seperti ini di masyarakat. Untuk itu kedepannya Komisi IV DPRD Kabupaten Buleleng memberikan saran untuk pengadaan mobil ambulance khusus dan anggaran untuk membantu masyarakat yang kurang mampu untuk masalah perawatan dan pemulangan jenazah ini.

“Kami dari komisi IV DPRD Buleleng menyarankan untuk pengadaan mobil ambulance khusus untuk membantu masyarakat,” katanya.

Dirinya juga menyampaikan bahwa kedepannya akan berkoordinasi dengan bagian hukum Setda Kabupaten Buleleng mengenai regulasi-regulasi baik terkait pengadaan anggaran ini maupuun koordinasi mengenai Perda dan Perbup yang mengatur hal ini.”Untuk tindak lanjut kedepannya nanti kita koordinasikan terlebih dahulu,” tutupnya. (ags)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Jaga Kamtibmas dan Tangkal Penyebaran Covid-19, Polsek Susut Gelar Giat Pasupati

Rab Jun 23 , 2021
(Last Updated On: )BANGLI-fajarbali.com | Dalam upaya menciptakan kamtibmas yang aman dan kondusif, Polsek Susut, Bangli menggelar kegiatan yang diberikan sandi Pasupati (Patroli Susut Pantau Situasi).

Berita Lainnya