Demokrat Bali Siapkan Gaji Bagi Caleg Gagal

(Last Updated On: )

DENPASAR-fajarbali.com | Guna meraih perolehan suara maksimal pada Pilkada 2019, Partai Demokrat terus melakukan berbagai upaya. Salah satunya dengan merekrut calon legislative (caleg) yang mumpuni, siap bekerja, dan loyal kepada partai.

Untuk itu Partai Demokrat telah menyiapkan reward kepada caleg-caleg yang dimaksud. Ketua DPD I Partai Demokrat Bali Made Mudarta mengatakan, sesuai dengan arahan dan instruksi dari DPP, pihaknya akan membuat inovasi pada Pileg 2019 ini. Yakni dengan memberikan insentif kepada para caleg. “Kami membuat kebijakan untuk memberikan insentif kepad caleg yang barangkali belum pernah diputuskan organisasi lain,” jelasnya saat ditemui di DPD I Partai Demokrat Bali, Senin (14/1/2019).

Menurutnya, insentif tersebut merupakan suatu hal untuk memotivasi caleg supaya bekerja secara maksimal. Akan tetapi, insentif tersebut tidak diberikan kepada seluruh caleg, melainkan caleg yang gagal lolos. “Ada namanya Dana Garansi Elektoral,”ujar dia.

Mudarta menjelaskan, insentif tersebut semacam gaji yang akan diberikan setiap bulannya selama lima tahun. Adapun nilai nominal yang akan diberikan antara lain, jika perolehan caleg di Dapil masing-masing 15 persen maka akan diberikan gaji Rp. 2 juta/bulan. Kalau perolehan suarannya 20 persen, gajinya Rp. 3 Juta/bulan. Sedangkan bagi caleg yang memperoleh suara 25 persen tapi tidak terpilih, maka akan mendapat gaji sebesar Rp. 4 Juta/bulan. Terakhir, jika perolehan suaranya 30 persen dan tidak lolos, disiapkan gaji sebesar Rp. 5 Juta/bulan. “Ini adalah terobosan yang kami lakukan karena pengalaman periode 5 tahun sebelumnya,” akunya.

Adanya gaji tersebut merupakan keputusan dari DPD I Partai Demokrat Bali. Sehingga, wajib dilaksanakan mulai dari tingkat provinsi hingga kabupaten/kota.

Pada Pilkada dengan system pemilihan secara langsung, Partai Demokrat menilai caleg memiliki peran penting untuk kejayaan suatu partai. “Yang jadi bintang itu caleg. Kalau calegnya bagus, dikenal, didukung, dan dicoblos (dipilih), yakinlah caleg itu akan jadi,” terangnya.

Sehaingga, sebagai partai politik yang mengusung caleg-caleg tersebut, harus melakukan rekrutmen secara baik dan teliti. “Itu tugas utama kami. Yakin kan agar mesin partai itu berjalan,” tandasnya. (her)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Ini Kata Koster Terkait dengan Usulan Pergantian Nama Jalan Tol Bali Mandara

Sen Jan 14 , 2019
(Last Updated On: )DENPASAR-fajarbali.com | Sidang Paripuran DPRD Bali yang berlangsung pada Senin (14/1/2019) yang berlangsung kurang lebih 2 jam 45 menit berlangsung lancar.

Berita Lainnya