GIANYAR-fajarbali.com | Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Interprofessional Education (KKN IPE) Poltekkes Kemenkes Denpasar, Minggu (1/2/2026) melaksanakan serangkaian kegiatan kesehatan terpadu bagi masyarakat Banjar Kutuh Kaja, Desa Petulu, Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar.
Kegiatan ini menjadi wujud nyata pengabdian mahasiswa dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui pendekatan kolaboratif lintas profesi.
Kegiatan yang dilaksanakan meliputi skrining kesehatan gratis, pemberian terapi komplementer, demonstrasi Pemberian Makanan Tambahan (PMT), serta edukasi dan demonstrasi pengelolaan sampah organik dengan metode Takakura.
Kegiatan ini menyasar seluruh anggota PKK Banjar Kutuh Kaja, Desa Petulu dan disambut dengan antusias oleh peserta. Kegiatan diawali pada pagi hari dengan pelaksanaan pemukulan kulkul PKK sebagai tanda berkumpulnya anggota PKK untuk melaksanakan gotong-royong di wilayah sekitar banjar. Mahasiswa KKN IPE Poltekkes Kemenkes Denpasar turut berpertisipasi dalam kegiatan tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada mahasiswa KKN yang sudah meluangkan waktu dan tenaga untuk membantu gotong royong di banjar kami. Kehadiran mahasiswa sangat membantu masyarakat", ujar Kepala Lingkungan Banjar Kutuh Kaja I Nyoman Dedi Astika.
Pada sore hari kegiatan dilanjutkan dengan agenda utama berupa skrining kesehatan gratis bagi masyarakat. Skrining ini bertujuan untuk mendeteksi secara dini kondisi kesehatan warga, sehingga potensi masalah kesehatan dapat diketahui lebih awal. Kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat mengenai pentingnya pemeriksaan kesehatan secara rutin.
Selain skrining kesehatan, mahasiswa KKN IPE juga memberikan terapi komplementer kepada masyarakat. Terapi komplementer yang diberikan bertujuan untuk membantu mengurangi keluhan yang dirasakan warga serta meningkatkan rasa nyaman dan relaksasi. Kegiatan ini menjadi pelengkap pelayanan kesehatan yang tidak hanya berorientasi pada pengobatan, tetapi juga pada peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Dalam upaya mendukung pemenuhan gizi masyarakat, mahasiswa KKN IPE turut melaksanakan demonstrasi Pemberian Makanan Tambahan (PMT) yaitu Rokel (Rolade Kelor Lele) dengan pemanfaatan bahan pangan lokal berupa lele dan daun kelor yang mudah diperoleh.
Olahan ini mengandung protein serta zat gizi dari daun kelor yang dikenal baik untuk mendukung pola makan sehat, khususnya bagi masyarakat dengan risiko atau riwayat hipertensi.
Melalui demonstrasi ini, masyarakat diharapkan dapat memahami pentingnya asupan gizi yang baik serta mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Tidak hanya berfokus pada kesehatan individu, mahasiswa KKN IPE juga memberikan perhatian pada aspek kesehatan lingkungan. Salah satu upaya yang dilakukan adalah melalui edukasi dan demonstrasi pengelolaan sampah organik menggunakan metode Takakura.
Metode ini diperkenalkan sebagai solusi sederhana dan ramah lingkungan dalam mengolah sampah rumah tangga menjadi kompos yang bermanfaat.
Ketua PKK Banjar Kutuh Kaja Komang Sutrisna Dewi menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas kegiatan yang dilakukan. “Kami sangat berterima kasih kepada mahasiswa KKN yang telah meluangkan waktu dan tenaga untuk berbagi ilmu serta mendampingi kami dalam kegiatan kesehatan. Harapannya, kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan dan memberi dampak positif bagi masyarakat,” ujarnya.
Seluruh kegiatan KKN IPE di Desa Petulu dilaksanakan melalui kerja sama dan koordinasi yang baik antar mahasiswa dari berbagai jurusan kesehatan, di mana setiap profesi berperan sesuai kompetensinya dan saling melengkapi dalam pelayanan kepada masyarakat.
Melalui kolaborasi ini, diharapkan masyarakat tidak hanya memperoleh manfaat secara langsung, tetapi juga memiliki pengetahuan dan keterampilan yang dapat diterapkan secara berkelanjutan menuju masyarakat yang lebih sehat, mandiri, dan peduli terhadap lingkungan. (rel)










