Bupati Tabanan Apresiasi Semangat Membangun Warga Desa Gadungan

TABANAN-fajarbali.com | Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya S.E., M.M, hadiri undangan pemelaspasan di Pura Puseh lan Bale Agung Desa Pakraman Adat Gadungan, Selemadeg Timur Tabanan, kamis (14/10/20121).

Turut hadir dalam undangan Anggota DPRD, Asisten 2, Camat Seltim, Perbekel Desa Gadungan dan OPD terkait Tabanan. Pemelaspasan Pura Puseh lan Bale Agung ini mulai disiapkan pengerjaannya sejak bulan Juli 2021. Adapun rancangan biaya yang dihabiskan dalam pengerjaannya dengan dukungan dari 8 banjar adat, di mana masing-masing KK memberikan peturunan sebesar 600 ribu rupiah.

 

Bupati Sanjaya mengapresiasi langkah masyarakat dalam pemugaran Pura Agung di Desa Adat Gadungan tersebut. “Saya sangat mendukung gotong royong yang dilakukan masyarakat untuk renovasi Pura Agung ini, walaupun masih dalam masa pandemi, tapi semangat menyama beraya masih sangat kental di Desa Gadungan,” ungkap Sanjaya. 

 

 

Pemelaspasan yang dipuput oleh Ida Sri Mpu Griya Taman Sekar Gadungan ini rencana dilaksanakan pada tanggal 16 Oktober mendatang, serta dipersiapkan dengan sangat baik.Selanjutnya Bupati Sanjaya melakukan kegiatan persembahyangan bersama warga Desa Gadungan dengan memperhatikan protokol kesehatan yang ketat.

 

 

I Wayan Sudarma selaku ketua panitia menyampaikan, dana tambahan sebesar 100 juta rupiah dari punia masyarakat yang berjumlah 720 KK tersebut, serta tambahan biaya sebesar 58 juta dari Anggaran BKK Provinsi, mencukupi keseluruhan biaya perbaikan Pura. “Rencana awalnya perbaikan atap Pura, namun karena dukungan dan sumbangan warga Desa Gadungan, maka sekaligus dilakukan perbaikan Pura,” ujarnya.(kdk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Next Post

Pariwisata Bergantung Dibukanya Penerbangan Internasional

Kam Okt 14 , 2021
GIANYAR-fajarbali.com | Dibukanya keran pariwisata oleh pemerintah pusat, saat ini belum sepenuhnya ditanggapi serius walau harapan pelaku usaha pariwisata bisa segera pariwisata pulih. Saat ini pelaku usaha pariwisata masih menunggu surat keputusan resmi dari pemerintah yang dikirimkan ke sejumlah airline.