BKKBN Bali dan IDI Tabanan Perkuat Sinergi Dukung Program Bangga Kencana

IMG-20260623-WA0078
Perwakilan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN Provinsi Bali melaksanakan audiensi dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Tabanan di Sekretariat IDI Cabang Tabanan, Selasa (23/6).

TABANAN-fajarbali.com | Perwakilan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN Provinsi Bali melaksanakan audiensi dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Tabanan di Sekretariat IDI Cabang Tabanan, Selasa (23/6).

Pertemuan ini guna memperkuat kolaborasi dalam mendukung program prioritas Bangga Kencana, khususnya melalui Program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting), Taman Asuh Sayang Anak (Tamasya), Lansia Berdaya (Sidaya), dan Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI).

Audiensi diterima oleh jajaran pengurus IDI Cabang Tabanan yang dipimpin Ketua IDI Cabang Tabanan dr. Tatwa bersama Wakil Ketua dr. Bagus Juniada dan Sekretaris dr. Restudiartha.

Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Bali Dr. dr. Ni Luh Gede Sukardiasih, M.For., MARS., menyampaikan, Pembangunan keluarga berkualitas tidak dapat dilakukan oleh pemerintah sendiri. Namun, diperlukan kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk organisasi profesi seperti IDI.

"Kami berharap IDI Tabanan dapat bersinergi mendukung program prioritas Kemendukbangga/BKKBN melalui peran sebagai Orang Tua Asuh, narasumber edukasi kesehatan, maupun penguatan program-program pembangunan keluarga di Kabupaten Tabanan," ungkap Luhde, sapaannya.

Ketua IDI Cabang Tabanan, dr. Ida Bagus Tatwa Yatindra, Sp.U, menyambut positif program yang ditawarkan BKKBN Provinsi Bali. Tatwa Yatindra menilai program tersebut memberikan ruang bagi tenaga medis untuk mengoptimalkan pengetahuan, keterampilan, dan pengabdian kepada masyarakat.

Menurutnya, IDI Tabanan siap berkontribusi melalui bantuan nutrisi bagi keluarga berisiko stunting serta mendukung kegiatan sosial kemasyarakatan.

“Program ini sangat menarik karena dapat mengakomodasi pengetahuan, skill, dan pengabdian masyarakat yang dimiliki para dokter. Untuk bantuan nutrisi kami siap berkoordinasi lebih lanjut, termasuk rencana pendampingan lima keluarga berisiko stunting selama enam bulan.,” ujarnya.

Hasil pertemuan menunjukkan adanya komitmen awal dari IDI Cabang Tabanan untuk mendukung Program Genting melalui bantuan nutrisi bagi keluarga berisiko stunting (KRS).

BACA JUGA:  DPC PKHI se-Bali Terbentuk, Hipnotis Hadir sebagai Solusi

Rencana dukungan yang akan dikoordinasikan lebih lanjut mencakup pemberian bantuan nutrisi kepada lima sasaran KRS selama enam bulan pada lokus yang telah ditentukan.

Selain itu, IDI juga menyatakan kesiapan berpartisipasi dalam kegiatan sosial yang mendukung percepatan penurunan stunting dan peningkatan kesejahteraan keluarga.

Selain dukungan nutrisi, audiensi juga membahas potensi kontribusi IDI dalam kegiatan bedah rumah bagi keluarga sasaran yang membutuhkan, penyediaan narasumber pada program Tamasya dan Sidaya, serta pengembangan komunitas ayah melalui Program GATI.

Untuk mendukung implementasi program, data sasaran prioritas akan disiapkan oleh jajaran PKB/PLKB Kabupaten Tabanan, sementara koordinasi teknis antara kader dan pengurus IDI akan terus diperkuat.

Audiensi berlangsung dalam suasana konstruktif dan menghasilkan kesepahaman untuk menindaklanjuti berbagai bentuk kerja sama antara BKKBN Provinsi Bali dan IDI Cabang Tabanan. Sinergi lintas sektor ini diharapkan dapat memperkuat upaya pembangunan keluarga berkualitas, percepatan penurunan stunting, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Tabanan. [rel]

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top