Berkomplot dengan Turis Asal Turki, Pria Asal Bandung Terlibat Kasus Skimming

 
DENPASAR -sandybrown-gazelle-543782.hostingersite.com |Bila sebelumnya kasus pencurian data nasabah (skimming) kerap dilakukan warganegara asing berkedok sebagai turis di Bali, kali ini melibatkan jaringan warga lokal bernama Noldy Wullur (49).

 

Pria asal Bandung, Jawa Barat itu tertangkap basah bersama seorang turis asal Turki, Dogan Kimis (45), saat akan memasang alat skimming berupa Deep Skimming di mesin ATM Bank Mandiri Swalayan Pepito Jalan Raya Tibubeneng Canggu, Kuta Utara, Badung Sabtu (3/7/2020) sekitar pukul 23.00 Wita. Alat Deep Skimming ini diketahui merekam nomor PIN nabasah Bank. 

 

Menurut Direktur Reskrimum Polda Bali Kombes Pol Dodi Rahmawan, Minggu (5/7/2020), kedua sindikat skimming itu ditangkap berawal dari laporan pihak Bank, Ida Bagus Darmawan (35). 


Saksi pelapor awalnya mencurigai adanya pemasangan alat skimming ilegal di mesin ATM, pada Jumat (3/7/2020) pagi sekitar pukul 05.00 Wita. "Setelah di cek di mesin ATM ditemukan adanya hidden camera di mesin ATM," ungkap Kombes Dodi. 


Menindaklanjuti laporan saksi pelapor, Tim Resmob Ditreskrimum Polda Bali melakukan pemantauan di seputaran ATM. Sekitar pukul 23.00 Wita, tampaklah dua laki laki satu warga asing masuk ke dalam mesin ATM sekitar pukul 23.00 Wita. 


Dalam pengamatan Tim, keduanya terlihat akan mengambil alat Deep Skimming yang terpasang di mesin ATM. Tak ingin buruannya kabur, Tim langsung melakukan penangkapan dilokasi dan menggiringnya ke Polda Bali. 


Dari hasil pendalaman diketahui tersangka Dogan Kimis baru bebas dari Lapas Kerobokan Bulan April lalu karena terlibat kasus serupa. Setelah bebas dari penjara, Dogan tinggal di Villa Anggrek Residence, Jalan Anggrek Nomor 9 Mumbul, Jimbaran, Kuta Selatan, Badung. 

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top