Banyak Petugas Pemilu Jatuh Sakit, Diskes Buleleng Terjunkan Tim Kesehatan

SINGARAJA-fajarbali.com | Dengan adanya beberapa petugas Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) yang mengalami jatuh sakit hal itu membuat Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Buleleng membentuk tim kemudian diturunkan untuk memeriksa para petugas pemilu seperti Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan para petugas jaga baik anggota kepolisian, TNI hingga seluruh unsur yang melakukan petugas dalam pemilihan dalam pemilu 2019.

Dalam penerjunan tim kesehatan itu yang menyasar seluruh para tim pungut hitung yang ada di masing-masing kecamatan di Kabupaten Buleleng, Rabu (24/4) kemarin. Dari pantauan di Kantor Camat Buleleng, sekira pukul 08.30 wita tiga petugas medis dari Puskesmas Buleleng I, diturunkan untuk mengecek tekanan darah para panitia. Hasilnya, sebanyak tiga orang dinyatakan mengalami tekanan darah tinggi, lantaran kelelahan selama bertugas.”Pak Camat juga tadi tensinya tinggi sampai 160 mmHg, kebanyakan juga ada yang normal. Sudah kami sarankan untuk istirahat 15 menit, kemudian akan ditensi lagi. Jika masih tinggi, maka kami akan rujuk ke puskemas,” terang Selfi, Bidan Puskemas Buleleng I.

Cek kesehatan ini kata Selfi, akan dilakukan hingga proses rekapitulasi selesai dilakukan, yakni hingga Sabtu (4/5). Dimana, pada Kamis (25/4), giliran dari tim medis Puskesmas Buleleng II. Selain mengecek tekanan darah, Selfi juga mengimbau kapa para petugas Pemilu agar istriahat yang cukup, serta menjaga pola makan.”Dalam pelaksanaan pengecekan kesehatan ini akan rutin dilakukan hingga proses rekapitulasi di kecamatan usai dan kami harapkan kepada seluruh petugas bisa beristirahan dengan cukup dan menjaga pola makan,”harapnya.

Sementara Ketua PPK Buleleng, Gede Agus Tryo Arisnawan mengatakan, ada salah satu anggota KPPS yang jatuh sakit dan mengalami muntah-muntah, saat hari pencoblosan. Ada pula Ketua PPS Kampung Bugis bernama Dharma yang  jatuh sakit saat pleno di hari pertama. Berdasarkan arahan KPU, para panitia pun diminta untuk menjaga kondisi fisik, istirhat yang cukup, serta tidak mengonsumsi suplemen yang memacu denyut jantung.”Himbaunnya jangan terlalu tegang pikirannya. Jalani santai saja. Kalau pusing istirahat dulu, minum air dan melakukan makan yang teratur,”katanya. (ags)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Next Post

Menkes Nila Moeloek Apresiasi Rumah Berdaya Denpasar

Rab Apr 24 , 2019
DENPASAR-fajarbali.com | Serangkaian Kegiatan Ekspose media Kementerian Kesehatan RI Tahun 2019, Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nila Djuwita F. Moeloek mengunjungi Posyandu Mandala Kumara dan Rumah Berdaya Kota Denpasar Rabu (24/4).
BPD BALI