Bantu Sesama, Level 21 Mall Bali Gelar Donor Darah

Denpasar-Fajarbali.com | Sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan darah, Level 21 Mall Bali bekerjasama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Denpasar melakukan aksi sosial donor darah. Kegiatan tersebut berlangsung di area Ground Floor Level 21 Mall Bali dan diikuti oleh puluhan pendonor yang sangat antusias. Kegiatan acara donor darah ini diselenggarakan sekaligus memperingati HUT ke-76 Palang Merah Indonesia (PMI) yang jatuh pada 17 September 2021 lalu.



Mall Manager Level 21 Mall Bali, Zenzen Guisi Halmis mengatakan, pendonor yang bisa melakukan donor berusia 17-65 tahun dan dalam kondisi sehat secara jasmani maupun rohani, dengan berat badan minimal 50 Kg. Selain itu, bagi pendonor yang telah mendapatkan vaksinasi Covid-19 dipastikan telah memenuhi standar kesehatan dengan syarat 3 hari setelah mendapatkan vaksinasi Sinovac, 1 bulan setelah mendapatkan vaksinasi AztraZeneca, dan 2 minggu setelah mendapatkan vaksinasi jenis lainnya.

“Acara ini dilakukan tentu dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat, seperti melakukan sterilisasi area sebelum dan setelah acara diadakan untuk menjamin keselamatan dan kenyamanan bagi pendonor. Melalui acara ini kami berharap masyarakat dapat saling bahu membahu untuk membantu rumah sakit khususnya di area Kota Denpasar dalam penyediaan stok darah sehingga pertolongan bagi pasien yang membutuhkan darah menjadi lebih cepat,” ungkap Zenzen saat dikonfirmasi, Senin (20/9).

Baca Juga: 
Wabup Patriana Inginkan Mahasiswa Ikut Organisasi
Program Angkutan Siswa Gratis ‘Krisis’ Anggaran, Cukup untuk Beroperasi 14 Hari Saja

Sementara itu, salah satu staf PMI Kota Denpasar Diah Krisna menyampaikan ucapan terimakasih kepada pihak Level 21 Mall Bali yang sudah berpartisipasi mendukung pemenuhan stok darah untuk masyarakat yang membutuhkan.

Ia juga mengungkapkan, ketersediaan darah di masa pandemi Covid-19 ini terbilang sangat minim, oleh karena itu PMI berusaha keras untuk memenuhinya untuk keperluan pengobatan para pasien.

“Di tengah pandemi serta di masa Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) ini, kami terus berusaha untuk memenuhi kuota darah yang rata-rata kami butuhkan 80-100 kantong darah per hari. Kami biasanya terjun ke beberapa instansi pemerintahan, mall, organisasi masyarakat, maupun banjar untuk mengumpulkan pendonor. Selain itu, PMI juga secara berkesinambungan menghubungi para pendonor aktif serta bergerak dengan cepat mencari donor pengganti dalam masa PPKM ini,” sebutnya.

Diah Krisna menambahkan, untuk mendapatkan kualitas darah yang baik,  keamanan pendonor menjadi prioritas utama, mulai dari skrining awal hingga sarana prasarana seperti tempat tidur dan seluruh ruangan yang digunakan harus mengedepankan protokol kesehatan. Begitu juga peralatannya dan petugas pun memakai alat pelindung diri (APD) sesuai dengan standar.

 Sedangkan untuk para pendonor juga kita wajibkan melakukan protokol kesehatan, yakni untuk pakai masker, cuci tangan pakai sabun, dan jaga jarak. Seluruh protokol ini berlaku dalam kegiatan donor darah apapun, baik dalam kegiatan donor darah di suatu kegiatan, mobil PMI, ataupun donor darah yang dilakukan oleh PMI di Kabupaten/Kota se Bali. Jadi, kita pastikan kepada masyarakat bahwa mendonor di masa pandemi sangatlah aman,” pungkasnya. (car)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Next Post

Pertanian Jadi Pemulihan Ekonomi Bali dan Nusa Tenggara

Sen Okt 11 , 2021
Denpasar-Fajarbali.com | Sektor pertanian dinilai akan menjadi kunci pemulihan ekonomi di wilayah Bali dan Nusa Tenggara lantaran mampu menujukkan kinerja yang cukup positif di tengah melambatnya sejumlah sektor akibat pandemi. Pengamat ekonomi Rosmaya Hadi mengatakan, pangsa pertanian di wilayah Bali dan Nusa Tenggara secara rata-rata sebesar 20 persen dalam 10 […]