Anggaran Pagar Pengaman Objek Wisata di Nusa Penida Terbatas

SEMARAPURA-sandybrown-gazelle-543782.hostingersite.com | Meski kerap memakan korban, tapi rencana Pemerintah Kabupaten Klungkung untuk memasang pagar pengaman di sejumlah objek wisata di Nusa Penida nampaknya tak mudah direalisasikan.

Keterbatasan anggaran menjadi penyebab utamanya. Tahun ini, Dinas Pariwisata Klungkung hanya sanggup menyisihkan anggaran Rp 60 juta untuk pemasangan pagar pengaman. Padahal, mayoritas objek wisata di Nusa Penida mengandalkan keindahan laut dari puncak tebing yang tergolong berbahaya.

Rabu (27/2/2019), Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Klungkung, I Nengah Sukasta menyampampaikan, sejak lama pihaknya memang sudah mengupayakan pemasangan pagar pengaman. Mengingat banyak objek di Nusa Penida yang berbahaya, bahkan kerap memakan korban jiwa. Seperti objek wisata Devil Tear's di Desa Lembongan. Dikatakan tak hanya Pemda Klungkung, Komjen Tiongkok yang difasilitasi Asita juga sempat menawarkan bantuan pagar pengaman. Lantaran banyak wisatawan Tiongkok yang menjadi korban.

Sayang, karena erupsi Gunung Agung di akhir 2018 lalu, bantuan pagar pengaman untuk objek wisata Devil Tear's tersebut sampai sekarang belum terealisasi. "Tapi karena meletusnya Gunung Agung, desain yang sudah disepakati Asita (pengaman dengan tali dan kayu) akhirnya ditunda. Belum bisa direalisasikan karena kunjungan tamu berkurang," jelas Sukasta.

Sementara untuk objek-objek wisata yang lain, mantan Kadis Perhubungan Klungkung ini memastikan pihaknya juga akan mengupayakan pemasangan pagar pengaman. Namun, karena keterbatasan anggaran pemasangan pagar pengaman terpaksa dilakukan secara bertahap. Untuk tahap pertama, tahun ini Dinas Pariwisata hanya sanggup menyediakan anggaran Rp60 juta. Dana tersebut rencananya akan dipergunakan untuk melakukan pemasangan pagar pengaman di objek wisata Devil Tear's.

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top