Aktifitas Masyarakat Terus Menggeliat, Kapolres Gianyar Berharap PPKM Tetap Aktif

GIANYAR-fajarbali.com | Kapolres Gianyar AKBP Dewa Made Adnyana berharap Pemberlakukan pembatasan kegianta masyarakat (PPKM) agar masih tetap aktif. Bahkan seluruh Babinsa yang ada di wilayah kerjanya bersinergi dengan prajuru banjar dan unsur kesehatan yang ada di masyarakat.


“Gianyar menuju zona hijau, PPKM agar terus aktif dan jangan kendor,” jelas Kapolres AKBP Dewa Adnyana saat memimpin apel PPKM Skala Mikro di Mapolres Gianyar. 

Ditambahkan Kapolres, posko-posko yang sudah ada akan dievaluasi dan yang tidak aktif mesti dibangkitkan. Pada kesempatan itu, Kapolres juga berpesan agar masyarakat menaati protokol kesehatan (prokes).

Baca Juga :
Maling Motor di 6 TKP Diringkus Polsek Kuta Utara, Tiga Masih Diburu
Dua Bule Turki Tertangkap Basah Pasang Alat Skimming di ATM SPBU

“Kegiatan masyarakat sudah aktif di berbagai sector, kita harus terus menghimbau masyarakat untuk taat prokes agar kita semua bisa terhindar dari Covid-19,” tambahnya. 

Kapolres Dewa Adnyana menambahkan disetiap desa ada Bhabinkamtibnas yang jumlahnya 70 orang dan juga diback up oleh 2 anggota kepolisian untuk melakukan pengawasan prokes di masyarakat setiap harinya.

“Terlebih sekarang ini kegiatan masyarakat sudah mulai mengeliat, masyarakat yang melakukan kegiatan ekonomi itu agar tetap melaksanakan prokes, agar ekonomi bisa juga tumbuh kembali,” harapnya. 

Dipesankan kepada personil yang bekerja di lapangan dan terlibat di posko PPKM agar tetap menjaga kesehatan dan apabila ada keluhan sakit segera berkoordinasi dengan poliknik untuk mengecek kesehatan.

“Jadikan tugas tambahan ini sebagai ngayah kepada masyarakat di Kabupaten Gianyar. Ini bermanfaat bagi organisasi dan masyarakat Gianyar,” tutupnya. (sar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Next Post

Di PHK Saat Pandemi Covid 19, Insting Mengukir Masih Ada, Dewa Suda Wijaya Beralih Mematung Tapel

Kam Jun 3 , 2021
GIANYAR-fajarbali | Walau sempat sebagai pekerja di restoran sebagai cook, pemuda asal Banjar Tengah Triwangsa, Desa Kenderan, Tegalalang masih memiliki insting mematung. Sebelumnya mengadu nasib di sektor pariwisata namun kini kembali menekuni seni mematung tapel.
BPD BALI