Co-Creation Eco Festival “Dari Kuta untuk Bumi” Targetkan Dua Ribu Pengunjung

Co-Creation-Eco-Festival
Co-Creation Eco Festival diselenggarakan Discovery Mall Bali bersama Bali Sustainability Project - III

MANGUPURA – fajarbali.com |  Discovery Mall Bali bersama Bali Sustainability Project - III menghadirkan Co-Creation Eco Festival “Dari Kuta untuk Bumi” pada 24–26 April 2026 di area Sunset Gallery, Discovery Mall Bali.

Festival yang diselenggarakan oleh Kawan Alam ini menjadi ruang kolaborasi yang mempertemukan komunitas, akademisi, industri, pemerintah, dan masyarakat dalam mendorong gaya hidup serta aksi yang lebih berkelanjutan.

Mengangkat tema “Dari Kuta untuk Bumi”, festival ini hadir bertepatan dengan momentum Hari Kartini, Hari Bumi, dan Hari Angkutan Nasional. Lewat acara ini, isu keberlanjutan dibawa lebih dekat ke ruang publik dengan cara yang lebih ringan, relevan, dan mudah diakses.

Selama tiga hari, pengunjung dapat mengikuti berbagai program edukatif dan interaktif, seperti talkshow, seminar, eco expo & marketplace, green mobility exhibition, edukasi energi terbarukan, zero waste campaign, hingga instalasi seni daur ulang.

Beberapa sesi utama yang dihadirkan antara lain “Dari Emansipasi ke Aksi: Perempuan, Energi, dan Perubahan,” “Techno-Researchpreneurship for Sustainable Tourism,” serta “Ride Smart, Save Earth.” Festival ini juga menghadirkan showcase inovasi mahasiswa dan startup berbasis sustainability, edukasi publik seputar sampah, energi, dan ekonomi sirkular, serta sesi kolaboratif lintas sektor.

Bagi Discovery Mall Bali, kehadiran festival ini sejalan dengan komitmen mall dalam mendukung inisiatif yang membawa dampak positif bagi lingkungan dan komunitas. Salah satunya diwujudkan melalui kegiatan beach cleaning rutin bersama Artha Graha Peduli (AGP) yang dilaksanakan dua kali setiap minggu, yakni setiap Rabu dan Jumat.

Bimo Prihantoro, General Manager Discovery Mall Bali, mengatakan, Inisiatif ini sejalan dengan komitmen Discovery Mall Bali untuk menghadirkan ruang yang tidak hanya menjadi destinasi belanja dan hiburan, tetapi juga tempat bertumbuhnya edukasi, kolaborasi, dan aksi positif.

BACA JUGA:  GrabBike Rayakan 10 Tahun, Pecahkan Rekor Dunia MURI Lewat “1080 Grab Indonesia”

“Melalui festival ini, kami berharap semakin banyak masyarakat tergerak untuk mulai mengambil langkah kecil yang berarti bagi lingkungan,” ujarnya.

Sementara itu, Wanda Syahputra, Ketua Pelaksana Bali Sustainability Project, menyampaikan, melalui Bali Sustainability Project - III, pihaknya ingin menghadirkan platform kolaboratif di mana sustainability tidak hanya dibahas, tetapi juga dialami dan diwujudkan dalam aksi nyata. “Dimulai dari Kuta, kami berharap gerakan ini dapat tumbuh lebih luas dan membawa dampak positif bagi Bali,” katanya.

Dengan target pengunjung sekitar 2.000 orang, yang terdiri dari masyarakat lokal maupun wisatawan, festival ini diharapkan dapat menjadi momentum yang memperkuat kesadaran publik sekaligus memperluas kolaborasi nyata untuk masa depan Bali yang lebih berkelanjutan.

Bali Sustainability Project - III terbuka untuk umum dan tidak dipungut biaya. Masyarakat diundang untuk hadir, belajar, membangun jejaring, dan menjadi bagian dari gerakan nyata menjaga lingkungan.rl

 

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top