Pengabmas FH Unwar dan BEM Dirangkai KKBM XXIX di Tabanan Angkat Isu Kekerasan Remaja

IMG-20260411-WA0006
Fakultas Hukum Universitas Warmadewa (FH Unwar) bersama Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FH Unwar melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (Pengabmas) yang dirangkaikan dengan Kemah Kerja Bakti Mahasiswa (KKBM) XXIX Tahun 2026, di Tabanan.

TABANAN-fajarbali.com | Fakultas Hukum Universitas Warmadewa (FH Unwar) bersama Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FH Unwar melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (Pengabmas) yang dirangkaikan dengan Kemah Kerja Bakti Mahasiswa (KKBM) XXIX Tahun 2026.

Kegiatan ini berlangsung di Lapangan Umum Marga, Desa Kuwum, Kecamatan Marga, Kabupaten Tabanan pada Jumat (10/04/2026).

Mengusung tema “Peran Aktif Mahasiswa dan Masyarakat dalam Meningkatkan Kesadaran Sosial terhadap Tindak Kekerasan Remaja”, kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian civitas akademika FH Unwar terhadap isu sosial yang semakin mendapat perhatian, khususnya terkait kekerasan di kalangan remaja.

KKBM XXIX menghadirkan dua program utama, yakni Mahasiswa Mengajar dan Penyuluhan Hukum. Dalam rangkaian Penyuluhan Hukum (PkM), turut hadir narasumber dari berbagai latar belakang keilmuan dan profesi, di antaranya:

Putu Tania Lita Devi, S.Psi., M.Psi. (Psikolog) dengan materi Mencegah Kekerasan Remaja dan Dampak Kekerasan dalam Rumah Tangga terhadap Anak.

Aiptu Ketut Ari Sumanto, S.H. (Kepolisian) dengan materi Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Anak di Sekolah.

Dr. Simon Nahak, S.H., M.H. (Dosen FH Unwar) yang menyampaikan materi sejalan dengan tema kegiatan.

Selain itu, mahasiswa FH Unwar juga turut ambil bagian dalam penyuluhan melalui penyampaian gagasan terkait tindak kekerasan remaja oleh Agraprana Harischandra Suraputra dan Ni Made Naila Widia Utama Putri. Kegiatan ini dimoderatori oleh Dr. Anak Agung Gde Krisna Paramita, S.Pd., M.Pd.

Ketua BEM FH Unwar, Putu Devasya Dhiyo Bhagaskara, menyampaikan bahwa KKBM ke-29 merupakan bentuk konkret pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan melalui sinergi antara FH Unwar dan mahasiswa.

Ia menjelaskan, melalui program Mahasiswa Mengajar, mahasiswa terjun langsung memberikan pembelajaran di tingkat SMP dan SMA, sedangkan pada program Penyuluhan Hukum, masyarakat memperoleh edukasi dari perspektif psikologi, hukum, hingga kepolisian.

BACA JUGA:  Rapat Paripurna, Bupati Eka Usulkan 3 Buah Ranperda

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 10–11 April 2026 ini melibatkan 366 mahasiswa dengan dukungan 136 panitia. Selain memperkenalkan FH Unwar sebagai institusi yang aktif dalam pengabdian kepada masyarakat, kegiatan ini juga memberikan pengalaman nyata bagi mahasiswa untuk berinteraksi langsung dengan masyarakat, sekaligus menumbuhkan empati dan kepedulian sosial.

Dekan FH Unwar, Dr. Ni Made Jaya Senastri, S.H., M.H., menyampaikan bahwa KKBM merupakan wadah bagi mahasiswa, khususnya mahasiswa baru, untuk memulai aktivitas kemahasiswaan melalui kegiatan di luar kampus yang bersifat edukatif dan sosial. Dalam kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya diajak untuk berkontribusi dalam menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga mengikuti penyuluhan hukum lintas profesi.

Menurutnya, tema kekerasan remaja sangat relevan di era digital saat ini. Perkembangan teknologi menghadirkan peluang sekaligus tantangan bagi remaja yang sedang berada dalam fase pencarian jati diri. Oleh karena itu, diperlukan pemahaman hukum yang memadai serta pengawasan dari berbagai pihak, termasuk keluarga dan lingkungan.

Lebih lanjut disampaikan, dalam perspektif hukum, anak memiliki perlakuan khusus sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan terkait perlindungan anak dan sistem peradilan pidana anak. Pendekatan yang diterapkan pun lebih menitikberatkan pada pembinaan dan upaya preventif, guna memberikan kesempatan bagi anak untuk memperbaiki diri.

Sementara itu, Bupati Tabanan yang diwakili oleh Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA), I Gusti Made Darma Ariantha, S.STP., M.Si., menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia menilai tema yang diangkat sangat relevan dengan kondisi saat ini, mengingat generasi muda memiliki peran strategis sebagai agen perubahan.

Disampaikan pula bahwa Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, memberikan perhatian besar terhadap pengembangan generasi muda melalui berbagai program yang mendorong kreativitas dan inovasi. Diharapkan, kegiatan KKBM ini mampu memberikan dampak positif yang berkelanjutan, baik bagi mahasiswa maupun masyarakat Desa Kuwum dan sekitarnya.

BACA JUGA:  Tabanan akan Launching Program “Tabanan Aman dan Produktif”

Pada kesempatan tersebut, Dekan Fakultas Hukum Universitas Warmadewa juga menyerahkan bantuan sembako kepada masyarakat sekitar sebagai bentuk kepedulian sosial.

Kegiatan ini diharapkan dapat mempererat hubungan antara perguruan tinggi dan masyarakat, serta menjadi langkah nyata dalam upaya pencegahan tindak kekerasan remaja melalui edukasi dan kolaborasi lintas sektor. (rel)

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top