Paradise Indonesia Group Hadirkan Maison AÉLA, Definisi Baru Hunian ‘Quiet Luxury’ di Sanur

1000578977
Paradise Indonesia Group resmi memulai pembangunan Maison AÉLA Bali.

DENPASAR-fajarbali.com | Paradise Indonesia Group melalui entitas afiliasinya secara resmi memulai pembangunan Maison AÉLA, koleksi villa premium yang mengusung konsep boutique quiet luxury living. Seremoni peletakan batu pertama (groundbreaking) ini menandai kehadiran portofolio baru yang prestisius di sepanjang Jalan Danau Tamblingan, jantung kawasan legendaris Sanur.

​Langkah ini merupakan bagian dari strategi diversifikasi Paradise Indonesia Group untuk menyasar segmen residensial yang lebih personal dan intim. Berbeda dengan proyek skala besar sebelumnya, Maison AÉLA dirancang dengan pendekatan yang lebih refined, fokus pada kualitas hidup, serta keselarasan antara desain emosional dan fungsional.

​Sanur dipilih karena karakternya yang matang dan tenang, menjadikannya salah satu lokasi hunian paling dicari di Bali. Mengingat padatnya kawasan Danau Tamblingan, Maison AÉLA menjadi penawaran langka yang memberikan nilai eksklusivitas tinggi bagi para investor maupun pengguna akhir yang mendambakan privasi.

​Dalam sambutannya, Patrick Rendradjaja dari jajaran Direksi Paradise Indonesia Group menyatakan bahwa proyek ini merespons pergeseran tren pasar. "Kini, konsumen cenderung mencari hunian yang tidak sekadar mewah secara fasilitas, tetapi juga menawarkan ketenangan dan karakter yang kuat," ujarnya.

​Maison AÉLA dikembangkan secara terbatas dengan hanya menyediakan 11 unit eksklusif. Setiap unit villa didesain memiliki empat kamar tidur dengan ensuite bathroom, kolam renang pribadi, taman, hingga teras atap (rooftop terrace) yang menyuguhkan nuansa tropis yang elegan.

​Menariknya, villa ini ditawarkan dengan konsep turnkey, di mana unit akan diserahterimakan dalam kondisi fully furnished. Hal ini memberikan kemudahan bagi pemilik untuk langsung menempati atau mengelola properti tanpa harus direpotkan oleh urusan pengisian interior.

​Keunggulan desain Maison AÉLA terletak pada Lifted Garden Courtyard, sebuah taman komunal hijau yang dirancang bebas kendaraan. Elemen ini menjadi ruang sosial yang aman bagi penghuni, namun tetap mampu menjaga batas privasi yang sangat ketat di setiap unit bangunan.

BACA JUGA:  Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali Tawarkan Pengalaman Kuliner Memukau di Tengah Ketenangan Alam Bali

​Selain kemewahan arsitektur, penghuni juga akan mendapatkan akses privat menuju pantai Sanur. Fasilitas ini menegaskan posisi Maison AÉLA sebagai representasi gaya hidup tepi pantai yang matang, berkelas, dan memberikan pengalaman tinggal yang autentik di Pulau Dewata.

​Untuk mendukung mobilitas tinggi para pemiliknya, Maison AÉLA menerapkan konsep lock-and-leave yang didukung oleh manajemen profesional. Sistem ini memastikan properti tetap terjaga dan aman, baik saat digunakan untuk tinggal menetap maupun saat ditinggal dalam waktu lama untuk bepergian.

​Patrick Rendradjaja menutup dengan menekankan bahwa ruang yang baik adalah ruang yang mampu menghadirkan rasa memiliki dan kenyamanan. "Maison AÉLA diharapkan menjadi tempat di mana setiap penghuni dapat menciptakan momen berkualitas serta koneksi yang bermakna di lingkungan yang estetik," pungkasnya. (M-001)

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top