SINGARAJA-fajarbali.com | Lebih dari seribu peserta, mulai dari pelajar, mahasiswa, hingga masyarakat umum memadati Auditorium Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha), Singaraja. Mereka adalah para talenta sastra yang antusias mengikuti acara Manajemen Talenta Nasional (MTN) Seni Budaya Bidang Sastra. Acara yang mendatangkan penulis kenamaan Boy Candra dan JS Khairen ini merupakan bagian dari rangkaian Singaraja Literary Festival (SLF) 2025, sebuah kolaborasi antara Yayasan Mahima Indonesia dan Kementerian Kebudayaan RI.
Program MTN ini memiliki tujuan mulia: menggali, membimbing, dan mempromosikan talenta-talenta sastra dari seluruh penjuru Indonesia. Dengan harapan yang besar, program ini ingin agar karya anak bangsa mampu bersaing dan diakui di kancah global. Selain acara utama di auditorium, sesi pelatihan menulis puisi juga diadakan di Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Undiksha bersama sastrawan Oka Rusmini. Sehari sebelumnya, Putu Juli Sastrawan juga turut berbagi ilmu penulisan cerpen, menambah semangat literasi di kota ini.
Kehadiran Boy Candra dan JS Khairen menjadi magnet tersendiri. Boy Candra, yang dikenal dengan karya-karyanya yang menyentuh hati seperti Origami Hati dan Seperti Hujan yang Jatuh ke Bumi, berhasil menarik perhatian dengan gaya menulisnya yang sederhana namun penuh makna. Sementara itu, JS Khairen dengan novel populernya, Dompet Ayah Sepatu Ibu, dikenal mampu memadukan tema persahabatan dan perjuangan hidup dalam narasi yang mengalir. Keduanya tak hanya berbagi teknik menulis, tetapi juga kisah perjalanan kreatif yang menginspirasi para peserta.










