Tol Bali Mandara Tutup 32 Jam saat Nyepi 2026, Siapkan Layanan Optimal Sambut Idul Fitri

1000574795
Tol Bali Mandara akan tutup selama 32 jam saat Hari Raya Nyepi, Kamis (19/3/2026) mendatang/IST

MANGUPURA-Fajarbali.com |PT Jasamarga Bali Tol (JBT) akan menutup sementara operasional Jalan Tol Bali Mandara selama 32 jam untuk menghormati perayaan Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1948 yang jatuh pada 19 Maret 2026. 

 

Penutupan akan dilakukan mulai Rabu, 18 Maret 2026 pukul 23.00 WITA hingga Jumat, 20 Maret 2026 pukul 07.00 WITA.

 

Hal tersebut diungkapkan oleh Direktur Utama PT JBT, I Ketut Adiputra Karang, Kamis (12/3). Menurutnya, kebijakan ini merupakan bentuk penghormatan terhadap pelaksanaan Hari Raya Nyepi yang merupakan hari suci bagi umat Hindu di Bali.

 

Meski begitu, kendaraan dalam keadaan emergency tetap diberikan melintas. Namun, dengan pendampingan pecalang atau instansi terkait sesuai prosedur yang berlaku. “Selama periode penutupan, petugas tol juga tetap siaga untuk memastikan layanan berjalan sesuai standar operasional,” ujarnya. 

 

Selain itu, PT JBT juga mendukung pelaksanaan Upacara Melasti yang rencananya akan digelar Senin, 16 Maret 2026 pukul 05.00 WITA di kawasan Pemelastian Desa Adat Pedungan. Demi menjaga kelancaran, pihaknya akan menurunkan tim Mobile Customer Service serta berkoordinasi dengan kepolisian dan pecalang dalam pengaturan lalu lintas di sekitar lokasi.

 

“Selama prosesi berlangsung, rekayasa lalu lintas berupa sistem contra flow sementara akan diterapkan di jalan akses Pelabuhan Benoa. Jalur dari Depo Pertamina menuju pelabuhan akan digunakan masyarakat yang mengikuti upacara, sementara jalur dari pelabuhan menuju Pesanggaran difungsikan sebagai jalur dua arah,” terangnya.

 

Selanjutnya, Adiputra Karang juga menyebut PT JBT siap menghadapi kemungkinan lonjakan kendaraan selama libur panjang Idul Fitri 1447 Hijriah. Bahkan, Ia membentuk Satgas Siaga Lebaran 2026 yang akan bertugas mulai H-10 hingga H+10 Lebaran, yakni dari 11 Maret hingga 1 April 2026.

BACA JUGA:  JBT Siapkan Strategi Siaga Nataru dengan Komitmen Keamanan dan Prokes Ketat

 

“Puncak arus lalu lintas di Jalan Tol Bali Mandara diperkirakan terjadi pada 27 Maret 2026 dengan estimasi sekitar 57.375 kendaraan melintas. Meski bukan jalur utama mudik, lonjakan wisatawan ke Bali tetap menjadi perhatian kami,” katanya.

 

Guna mengantisipasi peningkatan lalu lintas, PT JBT telah menambah dua Gardu Tol Otomatis di Gerbang Tol Benoa yang mulai beroperasi sejak 22 Desember 2025. Selain itu, perusahaan juga menyiagakan armada Mobile Customer Service, kendaraan derek, unit rescue, serta memastikan layanan operasional berjalan selama 24 jam.W-004

 

 

 

 

 

 

 

 

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top