JA Teline V - шаблон joomla Форекс

POLITIK
Typography

DENPASAR - fajarbali.com | Ditengah Pandemi Covid-19 berdampak ke seluruh sektor. Banyak masyarakat yang berkurang penghasilannya bahkan kehilangan pekerjaan. Atas dasar inilah, bertepatan dengan Piodalan di Pura Dharma Praja Udiyana, Kantor DPRD Provinsi Bali, Gabungan Istri Wakil Rakyat (Gatriwara) Provinsi Bali menggelar aksi dengan tema “berbagi kasih” di Lingkungan DPRD Bali, Minggu (05/07/2020).

Gatriwara Provinsi Bali yang diketuai oleh Ny. Ningsih Wiryatama bersama anggota menyerahkan bantuan berupa beras hingga minyak goreng kepada para Tukang Kebun, Pramusaji, dan Cleaning Service. Pihaknya berharap bisa meringankan beban para petugas di DPRD Bali.

 

"Semoga bantuan ini bermanfaat dan jangan dilihat dari nilainya dan jumlahnya. Karena bagaimanapun juga mereka yang selama ini ada di belakang kami, membantu kami semua, merawat dan menjaga kantor DPRD Bali sampai menjaga kebersihan," katanya.

 

Lebih lanjut, Ny. Ningsih menyatakan bahwa bantuan tersebut berasal dari penggalangan dana pribadi dari para anggota Gatriwara, kantin DPRD Bali, dan imbuhan khas dari bazzar tahun lalu. Oleh karena itu, pihaknya ingin bantuan yang diberikan tersebut bermanfaat bagi para petugas di DPRD Bali. 

 

"Pertama, yang jelas bantuan ini kami harapkan bisa bermanfaat bagi mereka. Meringankan dari sisi ekonomi," jelasnya.

Selanjutnya, istri dari Ketua DPRD Bali I Nyoman Adi Wiryatama ini menambahkan jika siapa pun bisa terjangkit. Maka dari itu, dirinya mengajak para petugas dan masyarakat pada umumnya untuk menerapkan protokol kesehatan. "Harus peduli dengan kesehatan diri. Tetap melaksanakan prorokol kesehatan," tandasnya.

 

Meningkatnya jumlah pasien positif di Bali belakangan ini, ia berpesan kepada para petugas di DPRD Bali untuk tetap menjaga stamina tubuh dengan cara berolahraga dan mengkonsumsi makanan yang bergizi seimbang. Terakhir, dirinya menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk tidak terlalu takut berlebihan terhadap virus. Virus Corona harus dilawan dengan menerapkan pola hidup bersih, pakai masker, dan sering cuci tangan.

 

“Kami sudah sampaikan bahwa virus ini tidak perlu ditakuti, tetapi kita harus lawan. Semangat kita harus tetap bekerja sesuai swadarma masing-masing sehingga mereka akan tidak putus asa. Jadi Covid-19 ini tidak akan tahu kapan berakhirnya, dengan mereka semangat aware terhadap diri sendiri terutama akan Covid ini akan bisa mereka hadapi dan tidak ditakuti lagi,” pungkasnya. (her).