JA Teline V - шаблон joomla Форекс

POLITIK
Typography

DENPASAR - fajarbali.com | Menjelang Pilkada serentak 2020 yang akan digelar pada tanggal 8 Desember mendatang, banyak pihak yang sedikit merasa was-was. Pasalnya, digelar ditengah Pandemi Covid-19. Maka dari itu, DPRD Bali meminta agar pelaksanaan Pilkada tetap mematuhi Protokol Kesehatan.

“Pilkada tetap berjalan, masyarakat tetap sehat, Bali tetap aman dan kondusif,” ujar Ketua DPRD Bali I Nyoman Adi Wiryatama saat menyampaikan arahan dalam Apel Virtual Siaga Dalam Jaringan: Bali Siap Pemilihan Serentak, Rabu, 9 Desember 2020, yang diselenggarakan oleh KPU Provinsi Bali, Kamis (02/07/2020).

 

Apel virtual yang juga diikuti oleh Ketua KPU RI, Bawaslu RI, Wakil Gubernur Bali, Kapolda Bali dan Pangdam IX/Udayana, Ketua KPU Bali, serta Ketua Bawaslu Bali tersebut, Adi Wiryatama juga memberikan apresiasi kepada seluruh jajaran penyelenggara, pengawas serta aparat yang telah menyatakan kesiapannya dalam menyambut hajatan lima tahunan di Bali. 

 

“Pilkada adalah pesta demokrasi. Mari kita maknai pesta demokrasi ini untuk tetap pekedek dan pekenyem. Namanya juga pesta, dan hajatan ini akan rutin kalau negara ini normal setiap 5 tahun. Kita akan melaksanakan pilkada seperti yang akan kita laksanakan ini,” akunya.

 

Mantan Bupati Tabanan dua periode ini meminta masyarakat untuk turut berpartisipasi dalam Pilkada. Selain itu diharapkan Pilkada disambut dengan hati yang jernih agar dapat memilih pemimpin yang mampu mengayomi, mempersatukan, mengakomodir aspirasi masyarakat.

 

“Pilihan Bapak-Ibu boleh berbeda, tetapi di atas segalanya adalah rasa kesatuan dan persatuan. Walaupun pilihan kita berbeda tapi kita tetap bersatu,” tandasnya.

 

Meski nantinya masyarakat berbeda pilihan, pihaknya berharap tidak sampai terpecah belah dan menjadi permusuhan. Jika hal itu terjadi, maka pemimpin yang terpilih tidak bisa menjalankan programnya dengan baik. Untuk itu, ia berpesan siapapun yang terpilih menjadi Kepala Daerah harus didukung oleh seluruh masyarakat.

 

“Supaya pemimpin itu bisa melaksanakan pembangunan di masing-masing daerah. Dan menjadi lebih baik di masa yang akan datang,” pungkasnya. (her).