JA Teline V - шаблон joomla Форекс

POLITIK
Typography

DENPASAR-fajarbali.com | Mahkamah Partai (MP) Golkar akhirnya menggelar Sidang Perdana gugatan yang dilayangkan 6 Ketua DPD II Kabupaten di Bali pada Hari Rabu (17/07). Sidang tersebut mengagendakan mendengarkan keterangan dari kedua belah pihak.  

“Pertama kami mendengar permohonan dari beberapa DPD yang mengajukan gugatan untuk DPD I tentang penonaktifan atau Plt mereka,” kata Ketua Majelis Hakim MP Golkar John Kennedy Azis saat dikonfirmasi, Kamis (18/07).

Menurutnya, belum ada keputusan terkait sidang yang digelar tersebut. Kedua belah pihak yakni 6 Ketua DPD II yang dicopot dengan DPD I diberikan waktu untuk melakukan mediasi. “Setelah mendengar itu (mendengar keterangan) kami bersepakat untuk mediasi. Kebetulan saya ditunjuk untuk Hakim mediasi untuk menyelesaikan permasalahan di Bali,” akunya.

MP Golkar hingga saat ini belum bisa mengambil keputusan yang akan diambil. Pasalnya masih menunggu hasil dari mediasi yang akan dilakukan kedua belah pihak. termasuk juga dengan Putusan sela. “Kita lihat dulu hasil mediasi ini, apakah muncul kesepakatan, apakah muncul perdamaian,” tandas dia.

Kendati demikian, pihaknya berharap agar persoalan Partai Golkar yang saat ini terjadi di Bali bisa diselesaikan ditahap mediasi. Terlebih yang bersengketa sesama kader Golkar yang ingin membesarkan partai. “Kami berharap bagi pihak-pihak yang bersengketa itu bisa berdamai. Bagiamanapun ini kan antara kita sama kita, Golkar sama Golkar,” harap dia. Jika nantinya, berakhir dengan perdamaian, maka MP akan langsung mengeluarkan putusan. Namun, apabila mediasi berakhir buntu, sidang akan dilanjutkan ke tahap berikutnya.

Terkait mediasi, MP Golkar menjadwalkan tahap mediasi akan digelar pada Bulan Agustus mendatang di Kantor DPP Partai Golkar. John Kennedy menambahkan, sebagai Majelis Hakim, dirinya tak mau berandai-andai ataupun mendahului MP dalam mengambil keputusan, termasuk memberikan pandangan. “Sorry, saya agak terbatas. Saya harus independent dan obyektif,” tutur dia. (her)