JA Teline V - шаблон joomla Форекс

POLITIK
Typography

DENPASAR-fajarbali.com | Seiring penetapan Joko Widodo dan Ma’aruf Amin sebagai Presiden dan Wakil Presiden terpilih 2019-2024 oleh KPU RI, sejumlah nama dijagokan menduduki kursi menteri, baik dari pimpinan partai politik pengusung Jokowi-Ma’ruf serta kalangan profesional.

Salah satu nama yang mencuat menduduki kursi Menteri Pariwisata (Menpar) Kabinet Kerja Jilid II yakni Gede Pasek Suardika (GPS). Munculnya nama anggota DPD RI ini diduga karena jabatannya sebagai Wakil Ketua Umum Partai Hanura, salah satu parpol koalisi pengusung Jokowi-Ma’ruf.

Menganggapi isu tersebut, GPS mengaku bingung dan menganggap sebuah  gosip politik belaka. “Selama tiga hari belakangan ini saya kewalahan menanggapi rumor politik tentang beredarnya susunan kabinet di mana di nomor urut 29 ada nama saya sebagai Menteri Pariwisata,” tulis GPS pada akun Facebooknya, Selasa (2/7/2019).

Bahkan ia mengaku hand phone-nya dibanjiri pesan singkat dari kolega yang mengamini rumor tersebut. “Ucapan selamat, doa dan dukungan sahabat dari berbagai daerah membuat saya sendiri bingung. Sebab hal itu memang tidak terjadi, paling tidak sampai saat ini. Saya tidak tahu dari mana datangnya rumor tersebut,” tambah pemilik Astika Dharma Ashram di Rendang, Karangasem ini.

Ia menjelaskan, Presiden dan Wakil Presiden terpilih akan dilantik 20 Oktober setelah 1 Oktober 2019 pelantikan anggota DPR RI, DPD RI dan MPR RI. Biasanya setelah pelantikan Presiden di depan MPR RI yang pengambilan sumpahnya dipandu Ketua Mahkamah Agung, maka setelah itu baru Presiden terpilih akan mengumumkan susunan kabinetnya. Ini yang valid dan bukan gosip.

“Jadi siapa pun nama yang tersebar saat ini itu tidaklah benar dan daya akurasinya lemah. Terimakasih atas segala respon positifnya dengan munculnya nama saya tersebut. Semoga kita kembali berpikir rasional soal kapan susunan kabinet yang valid akan diumumkan,” jelasnya. 

Disinggung aktivitas pascapemilu 2019, mantan Ketua Komisi III DPR RI ini mengaku fokus menuntaskan akhir masa jabatan di DPD RI, mengurus anak-anak pasraman yang akan tahun ajaran baru di Karangasem, merintis Akademi Sepakbola di Buleleng dan membangun kembali kantor Berdikari Law Office di Denpasar. “Masih lumayan kesibukannya. Matur Suksema,” pungkasnya. (gde)