JA Teline V - шаблон joomla Форекс

POLITIK
Typography

DENPASAR-fajarbai.com | Di tengah polemik pencopotan Ketua DPD II oleh DPD I Partai Golkar Bali, justru para kader yang "dianiaya" yaitu Wayan Muntra semakin mendapat dukungan dari masyarakat untuk ikut bertarung pada Pilkada Badung 2020 mendatang. 

Wayan Muntra yang sebelumnya dilengserkan oleh DPD I Partai Golkar dari jabatan Ketua DPD II dan digantikan oleh Plt. Ketua DPD II Golkar Badung Wayan Suyasa, masuk dalam bursa calon Bupati Badung pada Pilkada serentak 2020. Walaupun dirinya saat ini tengah berjuang mencari keadilan ke Mahkamah Partai (MP)  Golkar dI Jakarta, Muntra semakin kokoh masuk dalam polling dan survey yang beredar di media sosial (medsos) Facebook. Pada survey tersebut, nama Wayan Muntra bersanding dengan beberapa tokoh lainnya, termasuk Bupati Badung saat ini Giri Prasta. 

Adapun nama-nama lainnya yakni Alit Sucipta (Gus Bota), Putu Parwata (Ketua DPRD Badung), AA Bagus Adhi Mahendra Putra (Anggota DPR RI), Wayan Suyasa (Plt Ketua DPD II Golkar Badung), Made Sunarta (Ketua DPC Partai Demokrat Badung), Made Sudarta (Ketua DPD I Hanura Bali), Wayan Rawan Atmaja (Anggota DPRD Bali), dan Wayan Diesel Astawa (kader Gerindra).

Saat dikonfirmasi, Wayan Muntra mengatakan, ia tak menyangka jika dirinya masuk dalam bursa. Kendati demikian, ia sangat menghormati dan mengapresiasi aspirasi dari masyarakat tersebut. "Saya tidak tahu malah. Tapi apapun itu, saya sangat menghormati dan mengapresiasi itu," katanya, Selasa (25/06).

Lebih lanjut, Muntra mengaku dirinya siap mengabdikan diri bagi Badung. Sepanjang, masyarakat mendukung dan memberikan kepercayaannya. "Kalau memang masyarakat Badung menginginkan, demi kebaikan dan pembangunan Badung lebih baik, saya siap," akunya. 
Selama ini, banyak loyalis dirinya yang meminta untuk ikut maju pada Pilkada Badung 2020 mendatang. Hanya saja, Muntra menyatakan masih melihat perkembangan kedepan. (her)