JA Teline V - шаблон joomla Форекс

POLITIK
Typography

MANGUPURA-fajarbali.comPemilihan Kepala Daerah (pilkada) di Kabupaten Badung akan dilaksanakan tahun 2020 mendatang. KPU Badung pun telah menyodorkan kebutuhan anggaran kepada pemerintah daerah senilai Rp 25 miliar.

Ketua KPU Badung I Wayan Semara Cipta mengatakan, kebutuhan anggaran untuk pesta demokrasi pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Badung tahun 2020 nanti saat ini masih mengacu pada penyelenggaraan Pilgub Bali. Sebab, terkait peraturan KPU yang mengatur tahapan, jadwal dan program Pilkada serentak tahun 2020 belum ada.

“Untuk anggaran yang kita ajukan ke Pemda, hanya sebagai gambaran awal. Tentu kami akan susun dulu draftnya untuk semua tahapan yang sekiranya dianggap sama itemnya seperti pelaksanaan Pilgub Bali tahun 2018 beberapa waktu lalu,” katanya.

Mengenai perincian kegiatan dari total anggaran yang diajukan sebesar Rp 25 miliar, menurut Kayun pada prinsipnya sama dengan semua tahapan penyelenggaraan pemilu yang ada. Mulai dari tahapan perencanaan, sosialisasi, pendataan pemilih, pencalonan, kampanye, debat calon, tahap pencoblosan, penghitungan dan rekapitulasi suara, penetapan calon terpilih, hingga antisipasi adanya gangguan hukum.

“Yang jelas, karena peraturan terkait pilkada serentak belum turun, maka kami mengacu pada penyelengggarakan Pilgub Bali. Nanti bila aturan pasti sudah ada, anggaran yang diajukan Rp 25 miliar akan disesuaikan,” kata pria asal Banjar Cabe, Desa Darmasaba, Kecamatan Abiansemal itu.

Disinggung perbedaan dengan penyelenggaraan pilkada sebelumnya, lulusan D III Pariwisata Politeknik Negeri Bali itu mengaku tidak jauh berbeda. Tapi, dari segi nominal bertambah. “Untuk Pilbup tahun 2015, total anggarannya Rp 19 miliar,” ungkapnya. (put)