JA Teline V - шаблон joomla Форекс

POLITIK
Typography

DENPASAR-fajarbali.com | Peranan saksi dalam Tempat Pemungutan Suara (TPS) menjadi sangat sentral bagi partai politik. Hal inilah yang menjadi perhatian khususnya menjelang pencoblosan.

Seperti yang dilakukan oleh Partai Golkar Denpasar dengan menggelar 'Santiaji Saksi' di Wantilan DPD I Partai Golkar Bali di Jalan Surapati Denpasar, Jumat (12/04) malam. Acara tersebut dihadiri ratusan saksi. Dalam sambutannya, Ketua DPD II Partai Golkar Denpasar Wayan Mariana Wandira mengatakan, jumlah saksi yang disiapkan yakni sebanyak 1.810 saksi yang tersebar di 1.737 TPS di Denpasar. "Semua TPS terisi rata dan sudah lengkap. Itu menandakan kita sudah ada sampai dititik terbawah," ujarnya.

Menurutnya, saksi merupakan kekuatan utama dalam mengamankan dukungan dimasyarakat. Adapun saksi yang direkrut oleh Partai Golkar diutamakan berasal dari kader, selain itu domisili dari saksi sendiri sangat ditentukan. "Penguatan yang kita lakukan itu memang keinginan mempunyai pengamanan sebagai benteng terakhir dalam perjuangan ini," tandasnya.

Keberadaan saksi juga bisa menjadi modal awal untuk mendapat mendapat suara maksimal. Dengan demikian, saksi juga bisa menjadi tim yang mensosialisasikan caleg yang maju dan partai pengusung yakni Golkar. Pihaknya juga yakin pada Pileg 2019 ini, Partai Golkar khususnya di Denpasar akan mampu meningkatkan jumlah perolehan kursi. Diketahui, saat ini Partai Golkar memiliki 8 kursi di DPRD Kota Denpasar.

"Harapan kita, saksi-saksi yang kita diklat hari ini mampu menjadi gawang, menjadi penjaga perhelatan lima tahun ini di TPS masing-masing. Jangan sampai ada kecurangan-kecurangan, jangan sampai ada penipuan pemilih (pemilih palsu). Inilah kekuatan saksi yang kita bangun," akunya.

Sementara itu perwakilan DPD I Partai Golkar Bali Made Dauh Wijana menjelaskan, sebagai partai modern saat ini Golkar telah memiliki aplikasi yang berbasis android. Hal ini untuk menunjang dan mengawal suara seusai pencoblosan. "Dengan sistem aplikasi yang dimiliki dari DPP Partai Golkar, ini artinya membantu kita mempercepat proses penyelenggaraan Pemilu yang sangat baik," tambahnya.

Dengan adanya aplikasi tersebut, bersamaan dengan selesaimya penghitungan suara, maka hasil secara riil bisa diketahui perolahan suara dari Partai Golkar. Bahkan, Dauh mengklaim jika hasilnya adalah Quick Count yang hampir mendekati Real Count. "Begitu hasil pencoblosan selesai dan penghitungan (suara) selesai ditingkat kabupaten/kota, itu bisa dihitung," pungkasnya. (her)