JA Teline V - шаблон joomla Форекс

POLITIK
Typography

AMLAPURA-fajarbali.com | Selain mempersiapkan pelaksanan Pilres dan Pileg, KPU Karangasem juga mempersiapkan rencana pelaksanaan suksesi pemilihan bupati dan wakil bupati Karangasem yang rencananya akan digelar pada tahun 2020 mendatang.

Sebagai persiapan awal, KPU merancang anggaran Pilkada Bupati senilai Rp 35 Miliar. Angka tersebut, dipergunakan untuk honor KPPS, PPS, PPK dan Logistik serta media gethering.

Ketua KPU Karangasem, I Gede Krisna Adi Widana, Rabu  (12/3/2019), mengatakan, proses pengajuan anggaran untuk Pilkada Bupati Karangasem telah diajukan ke pemkab Karangasem. Pilkada, kata Krisna Adi Widana, direncanakan akan digelar pada bulan September 2020. Sehingga, setahun sebelum pelaksanaan Pilkada anggaran sudah harus dipersiapkan. "Sesuai mekanisme setahun sebelum pelaksanaan Pilkada bupati anggaran harus sudah ada, sehingga kita bisa langsung bekerja," ujarnya.

Saat ini, pihaknya masih menunggu persetujuan dari pemerintah daerah. KPU pun, sebut Krisna Adi Widana, berencana menggelar audensi dengan pihak terkait, baik eksekutif maupun legislatif untuk menjelaskan penggunaan anggaran. "Sehabis Pileg dan Pilres kita sudah langsung persiapan Pilkada," ujarnya lagi.

Tingginya anggaran yang di ajukan, kata Krisna Adi Widana, karena beberapa kelengkapan Logistik harus dibeli oleh KPU. Selain kelengkapan Logistik, yang banyak menyedot anggaran yakni untuk Ad hoc. Pihaknya sendiri menyerahkan keputusan anggaran kepada pemkab Karangasem. Artinya, jika anggaran yang disetujui tidak sesuai dengan yang diajukan KPU, pihaknya pun harus melakukan pemangkasan. "Kita sih berharap disetujui sesuai yang diajukan," ujarnya. (bud)