JA Teline V - шаблон joomla Форекс

PILGUB BALI 2018
Typography

MANGUPURA-fajarbali.com | Pasasangan calon (paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Bali Dr.Ir. Wayan Koster, MM - Dr.Ir.Tjok Oka Artha Ardhana Sukawati atau yang dikenal dengan pasangan KBS-ACE, Rabu (17/1/2018) malam, disambut ribuan masyarakat Desa Adat Kapal, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung.

Tabuhan baleganjur, barong serta tarian kreasi garapan komunitas seni Pancer Langit menyambut kehadiran KBS-ACE yang hadir didampingi Ketua Tim Pemenangan KBS-ACE Provinsi Bali I Nyoman Giri Prasta, Ketua Tim Pemenangan KBS-ACE Kabupaten Badung I Gusti Anom Gumanti, jajaran pengurus partai pengusul dan pendukung, tampak juga hadir I Bagus Alit Sucipta (Gus Bota) dengan gerbongnya Semeton GB.

Bendesa Adat Kapal Ketut Sudarsana beserta 18 Kelian Banjar Adat se-Desa Adat Kapal menyambut kehadiran KBS-ACE. Sejumlah tokoh masyarakat Desa Adat Kapal seperti I Nyoman Ardana juga tampak hadir diantara ribuan massa yang memenuhi wantilan Desa Adat Kapal. Tari Dedari Sampian Emas, yang dibawakan para penari dari Komunitas Pancer Langit menjadi tarian penyambutan. Kapal Bersatu Selamanya (KBS) satu jalur mendukung KBS-ACE lantang disampaikan oleh Bendesa Adat Kapal I Ketut Sudarsana dalam sambutannya.

"Kita sudah sepakat memenangkan bapak Wayan Koster dan Bapak Cok Ace sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Bali. Jangan sampai berbohong, kita harus satya wacana. Apa siap melaksanakan,"tanya Sudarsana dengan suara lantang. "Siapp...,"dijawab serentak oleh masyarakat yang hadir.

Sebagai bukti dukungan kata dia, akan di deklarasikan kebulatan tekad dari 18 Banjar se-Desa Adat Kapal yang disampaikan oleh masing-masing Kelian Banjar Adat. Jika nanti KBS-ACE miminpin Bali, dirinya berharap akan pelestarian adat dan budaya ditingkat anak-anak kembali dibangkitkan. Karena selama ini pelestarian adat dan budaya ditingkat anak-anak sering diabaikan.

Pada kesempatan berikutnya dilaksanakan deklarasi dari 18 Banjar se-Desa Adat Kapal, yaitu Banjar Panglan Baleran, Banjar Panglan Delodan, Banjar Uma, Banjar Celuk, Banjar Cepaka, Banjar Basang Tamiang, Banjar Titih, Banjar Pemebetaan, Banjar Gangga Sari, Banjar Peken Baleran, Banjar Peken Delodan, Banjar Langon, Banjar Muncan, Banjar Gegadon, Banjar Tambak Sari, Banjar Belulang, Banjar Tegal Saat Baleran dan Banjar Tegal Saat Delodan. Sat per satu kelian Banjar menyampaikan kebulatan tekad.

"Kami warga Banjar Adat Banjar Uma siap memangkan KBS-ACE dengan target kemenangan lebih dari 80 persen. Buktikan nanti, salam satu jalur, KBS-ACE menang,"ujar Kelian Banjar Adat Uma I Wayan Sukarya. Rata-rata Banjar Adat menjanjikan 80 persen kemenangkan, bahkan ada yang memasang angka 90 persen kemenangan untuk KBS-ACE.

Besarnya dukungan dari masyarakat Desa Adat Kapal diapresiasi oleh Ketua Tim Pemenangan KBS-ACE Kabupaten Badung I Gusti Anom Gumanti. "Luar biasa, terima kasih kepada seluruh masyarakat Desa Adat Kapal atas dukungannya kepada KBS-ACE. Jangan setengah-setengah, rapatkan barisan dalam satu jalur memenangkan KBS-ACE,"katanya.

Hal senada juga disampaikan Ketua Tim Pemenangan KBS-ACE Provinsi Bali I Nyoman Giri Prasta. Kekompakan masyarakat dari 18 Banjar Adat se-Desa Adat Kapal membuktikan besarnya keinginan masyarakat memiliki pemimpin Bali yang metaksu, yang akan membawa kesejahteraan bagi seluruh masyarakat Bali. Masyrakat Desa Adat Kapal diajak bersama-sama berjuangan memangkan KBS-ACE agar bisa mewujudkan sejumlah program pro rakyat seperti melanjutkan program kesehatan gratis JKBM dan pendidikan gratis 12 tahun untuk seluruh masyarakat Bali, seperti yang telah dilaksanakan di Badung.

Sementara itu, KBS-ACE dalam sambutannya juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat Desa Adat Kapal atas penyambutan dan dukungannya. Dengan visi "NANGUN SAT KERTHI LOKA BALI”  Melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana, yang mengandung makna; menjaga kesucian dan keharmonisan alam Bali beserta isinya, KBS-ACE ingin mewujudkan kehidupan krama Bali yang sejahtera dan bahagia, sekala-niskala menuju kehidupan krama dan gumi Bali sesuai dengan prinsip Trisakti Bung Karno: Berdaulat secara Politik, Berdikari Secara Ekonomi, dan Berkepribadian dalam Kebudayaan. Jalan itu ditempuh melalui pembangunan secara terpola, menyeluruh, terencana, terarah, dan terintegrasi di seluruh wilayah Bali  dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia. KBS-ACE juga telah menyiapkan sejumlah program unggulan diantaranya, mengembangkan pelayanan kesehatan masyarakat yang terjangkau, merata, adil dan berkualitas serta didukung dengan pengembangan sistem dan data base riwayat kesehatan Krama Bali berbasis kecamatan yang diselenggarakan secara terintegrasi di seluruh Bali. Menerapkan sistem jaminan kesehatan gratis bagi Krama Bali seperti JKBM dengan memperbaiki konsep dan tata laksananya dalam format KBS (Krama Bali Sehat).

KBS yang tiga periode duduk di Komisi X DPR RI, juga ingin memastikan tersedianya pelayanan pendidikan yang terjangkau, merata, adil, dan berkualitas, dengan melaksanakan wajib belajar 12 tahun (SD, SMP dan SMA/SMK) secara gratis bagi anak-anak se-Bali. KBS juga telah menyiapkan dan akan melaksanakan kebijakan lainya di bidang kemandirian pangan, pendidikan berbasis agama hindu, memajukan kebudayaan Bali melalui pelindungan, pembinaan, pengembangan dan pemanfaatan nilai-nilai adat, agama, tradisi, seni, dan budaya krama Bali. (*)