POLITIK
Typography
DENPASAR-fajarbali.com | Kabar duka menyelimuti keluarga besar Partai Gerindra Bali. Dimana, Ketua DPD Partai Gerindra Bali Ida Bagus Putu Sukarta meninggal dunia pada Hari Kamis (01/07/2021) pagi. Kabar tersebut pertama kali disampaikan oleh DPC Partai Gerindra Klungkung melalui unggahan di akun Fb (Facebook).



Ida Bagus Putu Sukarta yang pernah duduk sebagai Anggota Komisi X DPR RI sempat melakukan Safari Politik ke DPC kabupaten/kota se-Bali untuk melakukan konsolidasi partai. Salah satu kader yang duduk di kepengurusan DPD Partai Gerindra Bali yakni Ketua Bidang OKK I Made Gede Ray Misno menjelaskan bahwa Putu Sukarta diketahui sudah sakit sejak awal Bulan Juni lalu.

“Sebelumnya beliau safari politik sama saya. Kami target menyelesaikan kepengurusan DPC seluruh Bali, setelah itu beliau istirahat,” kata dia, Kamis (01/07/2021).

Baca Juga :
Selamat dari Musibah Kapal Tenggelam, Aurel Dikunjungi Bupati Tamba
Pelaksanaan Vaksinasi Massal Diperpanjang, Kadis Suwarmawan Menjamin Ketersediaan Vaksin


Disebutkan juga oleh Ray Misno, almarhum mantan Wakil Ketua DPRD Bali itu dijadwalkan akan melakukan Cek-up ke Jakarta pada tanggal 4 Juli mendatang. Meski demikian, ia tidak mengetahui secara pasti sakit apa yang diderita oleh Ida Bagus Putu Sukarta. “Tanggal 4 Juli ini maunya beliau cek-up ke Jakarta, tapi tadi pagi dapat info beliau meninggal, saya kaget,” tandasnya.

Rai Misno yang juga Staff Ahli Fraksi Partai Gerindra DPRD Bali ini menceritakan bahwa figur Putu Sukarta bukan berasal dari politisi. Namun, almarhum semasa hidupnya aktif dalam berbagai organisasi. Hingga akhirnya mendapat pinangan untuk bergabung dengan Partai Gerindra yang dinahkodai oleh Prabowo Subianto.

“Beliau aktif di organisasi, banyak organisasi.  Beliau adalah pengurus Pemuda Panca Marga Bali. Kemudian ditawari masuk politik dengan Gerindra,” ceritanya.

Dalam perjalanan politik almarhum, pada tahun 2009 maju mencalonkan diri menjadi anggota DPRD Bali. Sehingga pada 2009 sampai 2014 almarhum menjadi anggota DPRD, bahkan menjadi wakil ketua DPRD saat itu. 

“Kemudian diperintahkan untuk ke DPR RI, dan lolos pada tahun  2014-2019 di DPR RI. Beliau jadi ketua DPD Gerindra setelah duduk di wakil DPRD Bali,” terang dia.

Disisi lain, Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Bali I Ketut Juliarta mengaku kaget mendengar kabar meninggalnya Ketua DPD Partai Gerindra Bali Ida Bagus Putu Sukarta. Menurutnya, Putu Sukarta merupakan figur seorang ayah baginya dan kader-kader lainnya. “Sangat rendah hati, tidak pernah memberatkan kader. Beliau memimpin  bisa memposisikan diri sebagai ayah dan juga teman,” kata politisi muda asal Klungkung ini.

Selama menjabat Ketua Partai, Sukarta dianggap mampu mengayomi dan mengarahkan para kader-kader Gerindra Bali. Terbukti selama memimpin tak pernah ada konflik internal. “Beliau sosok pemimpin yang sukses, baik baik di kabupaten, beliau sosok pemimpin bisa merangkul semua kadernya,” pungkasnya. (her)