JA Teline V - шаблон joomla Форекс

POLITIK
Typography
AMLAPURA - fajarbali.com | KPU Karangasem menggelar proses pengundian nomor urut bagi pasangan calon bupati dan wakil bupati Karangasem yang akan bertarung pada 9 Desember mendatang.


Karena KPU baru menetapkan satu pasangan calon, nomor urut satu pun langsung diberikan kepada pasangan calon I Gede Dana-I Wayan Artha Dipa (Dana-Dipa). Sedangkan, proses pengundian nomor urut untuk bakal pasangan calon IGA Mas Sumatri-I Made Sukerana (Massker) disusul.

 

Proses pengundian nomor urut bagi paslon Dana-Dipa sendiri dilakukan secara terbatas dengan menghadirkan pasangan I Gede Dana-I Wayan Artha Dipa, bawaslu Karangasem. Ketua KPU Karangasem, I Gede Krisna Adi Widana, Kamis (24/9/2020) , mengatakan, proses pengundian nomor urut disesuaikan dengan tahapan peraturan KPU nomor 5 tahun 2020, maka tanggal 24 September proses dilakukan pengundian nomor urut. Krisna Adi Widana juga menyampaikan, ada surat dinas KPU jika sudah menetapkan satu pasangan calon maka pengundian juga dilakukan dengan memberikan satu angka yang pertama. “Seperti tadi pasangan calon I Gede Dana-I Wayan Artha Dipa mendapatkan nomor urut satu, karena kita baru menetapkan satu pasangan calon,” ujar Krisna.

 

Krisna Adi Widana mengatakan, untuk tanggal 3 Oktober nanti proses pengundiannya pun hampir sama dengan yang saat ini,namun pasangan calo nanti akan mendapatkan nomor urut dua. Disampaikanya, baik dari pengamanan maupun pelaksananya dengan tetap memperhatikan protocol kesehatan. “Prosesnya sama, hanya nomornya karena belakangan sudah pasti nomor 2,” ujarnya.

 

Sementara itu, pasangan Calon bupati I Gede Dana, mengaku bersyukur mendapat nomor urut satu. Pihaknya juga mengucapkan terimakasih kepada KPU yang sudah melaksanakan proses pengundian dengan baik, salah satunya dengan menerapkan protocol kesehatan. Nomor urut satu, kata Gede Dana, dinilai merupakan suatu keberuntungan untuk menjadi nomor satu nanti. “Kami selalu berdoa kepada Tuhan agar dijadikan yang nomor satu,” ujar Gede Dana.

 

Gede Dana juga mengatakan, menjelang pelaksaan kampanye yang dijadwalkan mulai tanggal 26 September mendatang, pihaknya juga telah melakukan persiapan. Selain menjaga kesehatan, pihaknya tetap meminta kepada jajaran tim pemenangan dalam kampanye nanti agar benar-benar memperhatikan protocol kesehatan covid-19. “Kami sudah terus ingatkan kepada tim pemenangan agar memperhatikan betul prokes covid-19, jangan sampai masa kampanye kami malah menjadi kluster baru penyebaran covid-19,” ujarnya.(bud).