JA Teline V - шаблон joomla Форекс

POLITIK
Typography

NEGARA-fajarbali.com | Pemeriksaan dua saksi atas laporan dua PNS atau ASN yang diduga memposting salah satu calon Bupati Jembrana, dilakukan di kantor Bawaslu Jembrana, Senin (31/8). Dua saksi itu yakni Ketut PB dan NS. 

Pada masalah ini sebagai terlapor dua  ASN pada lingkungan Pemkab Jembrana. Dalam laporan itu diduga kedua ASN itu telah memposting salah satu calon Bupati Jembrana melalui Watshap group. Pemeriksaan atau klarifikasi terhadap dua saksi itu dilakukan Bawaslu Jembrana didampingi petugas Sentra Gakumdu Pilkada 2020.

 

Usai diperiksa, PB kepada wartawan mengatakan kehadirannya sebagai saksi karena berkaitan dengan laporan salah satu warga tentang postingan yang diduga dibuat oleh oknum ASN mendukung salah satu calon Bupati Jembrana. Menurutnya, saat dimintai klarifikasi sebanyak sekitar 27 pertanyaan. "Ya, pertanyaannya seputarannya tentang postingan yang salah satunya promosi ditempat publik. Saya disini, dipanggil sebagai warga masyarakat Jembrana," ujarnya. 

 

Ketua Bawaslu Jembrana, Pande Made Ady Mulyawan, mengatakan pihaknya telah memeriksa dua saksi yang diajukan oleh pelapor yakni saksi pertama inisial PB dan saksi kedua NS. Pihaknya telah melakukan klarifikasi dengan pertanyaan kurang lebih 20 pertanyaan pada masing-masing saksi. Dalam laporan pertama dan kedua semuanya terkait dengan postingan yang dilakukan dua oknum ASN di Pemkab Jembrana."Kedua ASN itu dianggap telah melakukan pelanggaran netralitas sebagai ASN," ujarnya.

Terhadap materi pertanyaan, belum dapat disampaikan, karena akan jadi dasar kajian , setelah keterangan saksi, terlapor dan pelapor terkumpul. "Keterangan dari terlapor nanti akan kita kaji dengan undang-undang yang berlaku, baik Undang-Undang Pilkada maupun Undang-Undang tentang ASN, berikut juga tentang peraturan pemerintah yang menyertainya," terang Pande. Selanjutnya untuk agenda berikutnya Selasa (1/9/2020) akan dilakukan klarifikasi kepada terlapor dua  ASN yakni terlapor pertama  berinisial Y dan terlapor kedua berinisial NA. (prm)