PENDIDIKAN
Typography

DENPASAR - fajarbali.com | Memberikan fasilitas pendidikan terbaik adalah wujud kasih sayang orangtua kepada buah hati mereka. Demi masa depan si buah hati, biaya menjadi faktor nomor sekian. Bahkan orangtua yang berpikir jauh ke depan, sudah mempersiapkan 'amunisi' biaya pendidikan anak berupa tabungan, deposito hingga asuransi.

 

Bagi para orangtua di Kota Denpasar, Dynata School (Sekolah Dynata) layak dijadikan referensi menyekolahkan anak. Sekolah swasta yang terletak di Jalan HOS Cokroaminoto No 61 Denpasar memiliki program Preschool (PG & TK usia 2-6 tahun) dan Primary untuk Sekolah Dasar (SD).

Dynata merupakan salah satu sekolah swasta favorit mengacu mengacu pada Kurikulum Nasional (2013) dikombinasikan dengan sari-sari Kurikulum Pendidikan di Singapura. Sehingga Sekolah Dynata menjamin kompetensi peserta didiknya.

 

Peserta Didik di Dynata School, Jalan Cokroaminoto No 61, Denpasar.

"Pada dasarnya kami adalah sekolah (PG, TK, SD) nasional, sama seperti sekolah pada umumnya, hanya saja kami berikan 'plus' sains, matematika, bahasa Inggris dan Mandarin. Ada juga tammbahan renang, tari Bali dan musik," kata Pembina Yayasan Dynata, Drs. I Nyoman Winata, M.Hum., di sekolah setempat, Rabu (23/6/2020).

Winata yang telah puluhan tahun mengabdi sebagai guru hingga ke Australia ini menjelaskan, Dynata School lahir dari idenya dan beberapa kolega sesama pendidik dari luar negeri. "Awalnya teman guru saya dari Singapura khawatir melihat beberapa perilaku pelajar setingkat SMA yang kurang disiplin di Bali. Terus dia bilang, ada yang kurang beres di pendidikan dasarnya, makanya harus diperbaiki," kenangnya.

Setelah percakapan itu, kata Winata, mulai terbesit keinginannya membentuk TK, PAUD dan SD yang benar-benar berkualitas. Ia mulai meminta masukan pakar pendidikan dari negara maju, serta mengadopsi materi-materi positif pada kurikulum negara maju, untuk menambah kurikulum nasional 2013 yang menurutnya juga tidak kalah bagus.

Kemudian, tahun 2016 terbentuklah Dynata School yang saat ini telah mendidik 180 anak. Untuk jenjang SD, Dynata School belum pernah menamatkan, sebab level tertinggi baru kelas V. Winata menambahkan, pengembangan karakter anak menjadi prioritas pendidikan di Dynata School. Karakter yang baik, menurutnya, adalah modal paling berharga membentuk generasi cerdas, berintelektual dan bersaing di dunia internasional.

Proses pendidikan juga melibatkan guru-guru profesional yang mengajar dengan hati. Ia sengaja membatasi kapasitas rombongan belajar per kelas maksimal 20 orang. Hal ini dimaksudkan untuk memudahkan memantau setiap peserta didik, sehingga kualitasnya benar-benar terjamin. "Setiap anak memiliki keunikan, gaya dan kecepatan masing-masing. Guru kami terus memantau perkembangan setiap anak dengan maksimal," jelasnya.

Meski baru seumur jagung, peserta didik Dynata School sudah beberapa kali menjuarai kompetisi di kancah nasional bahkan internasional. Kemampuan berbahasa Inggris anak-anak di sekolah ini tergolong sangat bagus di banding sekolah lain pada umumnya.

Untuk tahun ajaran baru 2020/2021 ini, Dynta School masih membuka peluang bagi calon peserta didik. "Masih ada beberapa kursi yang tersedia. Kalau di kelas 1 SD, masih 7 kursi. Silakan datang langsung atau cari info di web kami. Kami jamin memberikan layanan terbaik dan kami menyediakan beberapa penawaran menarik di tengah pandemi Covid-19 ini," pungkas dia.(gde).