JA Teline V - шаблон joomla Форекс

PENDIDIKAN
Typography

AMLAPURA - fajarbali.com | Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Provinsi Bali Dewa Gede Mahendra Putra, merespon berita terkait penderita diabetes akut, Kadek Darma, warga Gunung Lempah, Banjar Seraya, Desa Antiga, Kecamatan Manggis, Kabupaten Karangasem.

 

 

Mantan Karo Humas dan Protokol Setda Provinsi Bali ini menyerahkan sejumlah uang tunai secara pribadi. Bantuan tersebut diserahkan melalui perantara relawan, Minggu (19/4/2020). 

Dewa Mahendra berharap, bantuan yang diberikan bisa membantu kebutuhan pokok keluarga Kadek Darma untuk sementara waktu. Sembari memikirkan langkah pengobatan ke depan.

"Saat ini kita masih fokus pada bantuan sosial di tengah pandemi Covid-19. Semoga Pak Kadek Darma sekeluarga selalu sehat dan diberkati oleh Tuhan. Saya baru bisa membantu sedikit. Tolong jangan dilihat jumlahnya. Semoga bermanfaat," kata Dewa Mahendra.

Sementara itu, Kadek Darma mengucapkan terimakasih kepada birokrat asal Buleleng tersebut. Baginya, bantuan yang diberikan sangat membantu keluarganya mengingat kondisinya yang tidak berdaya. 

Dewa Mahendra yang dikenal dekat dengan awak media ini memang dikenal sering turun merespon pemberitaan Krama Bali yang membutuhkan bantuan. Setiap hari ia memantau informasi orang yang kurang beruntung melalui media cetak, elektronik maupun media sosial.

Diberitakan sebelumnya, Kadek Darma adalah penderita penyakit misterius (mengarah ke diabetes melitus) sejak 10 tahun terakhir. 

Pria 40 tahun dengan dua orang anak itu harus merelakan kedua telapak kaki dan jari-jari tangannya borok digerogoti penyakit yang bersarang di tubuhnya. Mirisnya, ia mengaku belum tersentuh bantuan dari pemerintah. 

Meski aparat banjar dan desa setempat sudah melakukan survey, namun tidak membuahkan hasil. Kata Darma, para petugas itu beralasan, rumah yang dihuninya permanen dan layak. 

"Saya tegaskan, rumah dan bangunan lain yang saya tempati adalah milik keluarga besar yang tinggal di Denpasar. Bukan milik saya. Saya bertahun-tahun tidak kerja, hanya diam di rumah hanya mengandalkan istri," sanggahnya. Darma hanya meminta jaminan kesehatan untuk dia dan keluarga. (Gde)