JA Teline V - шаблон joomla Форекс

STP Nusa Dua Tawarkan 20 Ribu Lowongan

PENDIDIKAN
Typography

MANGUPURA-fajarbali.com | Setelah sukses dengan job fair (bursa kerja) yang ke-10 pada 2017 lalu, tahun ini Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) Nusa Dua Bali kembali menggelar pameran bursa kerja untuk kesebelas kalinya. Job fair tersebut bakal berlangsung 25-26 November 2018, bertempat di Aula Joop Ave Kampus STP Nusa Dua Bali. 

Tak tanggung-tanggung, jika tahun lalu STP Nusa Dua membuka sebanyak kurang lebih 10 ribu lowongan, maka tahun ini ditingkatkan menjadi 20 ribu, atau tepatnya 20.759 lowongan pekerjaan dengan 463 jumlah jabatan.

Menurut Ketua STP Nusa Dua Bali, Dewa Gede Byomantara, dalam keterangan pers kepada awak media di kampus STP Nusa Dua, Senin (22/10), ada 28 perusahaan/eksibitor regional maupun nasional berpartisipasi dalam acara yang dimotori Program Studi Manajemen Konvensi dan Perhelatan (MKH) STP Nusa Dua angkatan 2015.

Sama seperti tahun lalu, 28 perusahaan ini bergerak di bidang pariwisata dan hospitality. Di antaranya seperti akomodasi, villa, kapal pesiar, restoran, wisata tirta dan lainnya.

Gede Byomantara menyebut peserta tak hanya didominasi warga Bali, tapi juga pelamar dari Lombok dan Banyuwangi. Mereka bakal bersaing merebut berbagai posisi yang ditawarkan, seperti staf permanen, staf kontrak, aprentice, program internship dan berbagai bentuk jabatan lainnya.

Menariknya lagi, ada enam perusahaan/eksibitor yang mengakomodir kaum disabilitas bekerja di bidang hospitality. "Jadi kami buka untuk umum, tidak hanya di low managemen atau bagi fresh graduated saja, tapi juga untuk middle sekelas supervisor dan manajer, bahkan hingga top managemen," jelas Byomantara, didampingi Ketua Program Studi MKH STP Nusa Dua Nengah Wirata dan Ketua Panitia Pameran Bursa Kerja Faisal Ridho Syahbana.

Byo menjelaskan tujuan bursa kerja tak lain menjembatani para lulusan STP Nusa Dua dengan rekanan di industri sebagai sarana membantu mempertemukan pencari kerja dari kalangan masyarakat umum dengan penyedia lapangan kerja. Tentu juga dalam rangka mengurangi angka pengangguran khususnya yang ada di Bali.

“Kami melakukan kontrak kerja dengan Pak Menteri (Menpar Arief Yahya) bahwa maksimal masa tunggu kerja lulusan STP Nusa Dua adalah enam bulan. Kalau di atas enam bulan masa tunggu, saya bisa langsung ditegur Pak Menteri. Tapi kalau Pak Menteri memberi masa tunggu mencari kerja enam bulan, kami bisa hanya rata-rata 3 bulan saja menunggu,” tegas Byomantara.

Sementara itu, Ketua Panitia Bursa Kerja Faisal Ridho Syahbana menjelaskan, tema yang diangkat tahun ini adalah "Better Future” dengan tagline “Write Your Own Future.” Acara ini diharapkan dapat menjadi sarana merekrut orang-orang berkualitas, meningkatkan pariwisata hingga tercapainya target 20 juta kunjungan wisatawan pada 2019.

Faisal menambahkan, kegiatan akan dimeriahkan dengan berbagai acara hiburan dan pameran makanan. Ada juga talk show, menghadirkan alumni STP Nusa Dua, Nyoman Sukadana yang kini sebagai CEO Elizabeth International School. Turut hadir sebagai pembicara lain, ialah Anselmus Arie M selaku General Manager Grand Zuri Management dan pendiri Bukit Vista Jingcho Yang. (eka)