JA Teline V - шаблон joomla Форекс

PENDIDIKAN
Typography

DENPASAR – fajarbali.com | Program Pascasarjana Universitas Ngurah Rai (PPs UNR) Denpasar menerima kunjungan rombongan Program Pascasarjana Universitas Bina Taruna (PPs Unbita) Gorontalo, pada Senin (13/6).

Pertemuan yang diinisiasi PPs Unbita ini, bertujuan memperluas kesempatan civitas akademika kedua institusi sesuai semangat Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), yang mana Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbudristekdikti) Nadiem Makarim mengharapkan mahasiswa mampu mengarungi samudera yang lebih luas di bidang Tri Dharma Perguruan Tinggi.

“Sebuah kehormatan bagi kami dikunjungi oleh Pak Prof. Arifin selaku Direktur PPs Unbita dan rombongan untuk melakukan studi kepakaran pada Prodi Magister Administrasi Publik (MAP), serta menjalin kerja sama yang lebih luas lagi ke depan,” kata Direktur PPs UNR Dr. Nyoman Diah Utari Dewi, A.Par., MAP.

Kolaborasi, menurut Diah, menjadi kunci penting bagi perguruan tinggi untuk menjaga eksitensinya. Karenanya PPs UNR membuka pintu seluas-luasnya bagi perguruan tinggi lain yang ingin berkolaborasi demi memperluas wawasan mahasiswa dan dosen. Buktinya, PPs UNR telah menjalin kolaborasi dengan perguruan tinggi regional, nasional serta internasional.

“Untuk internasional, kami telah menjalin kerja sama dengan Thammasat University Thailand, ada juga di Itali. Saya sendiri baru datang dari Swiss mengisi kegiatan summer school sekalian memperkenalkan lembaga kami di sana,” jelas Diah, sembari mengatakan akan merencanakan kunjungan balasan ke Unbita Gorontalo.

Senada, Direktur PPs Unbita Prof. Dr. Arifin Tahir, M.Si., mengaku kagum melihat gedung dan fasilitas PPs UNR dan kampus UNR secara umum. Arifin pun menginginkan kerja sama ini menjadi awal kolaborasi yang kuat ke depannya. “Kami juga ingin kerja sama ini berlanjut,” jelas Arifin yang mengajak-serta jajaran dan puluhan mahasiswanya.

PPs 2 13 6 22

Kunjungan dalam rangka studi kepakaran prodi MAP ini, lanjut Arifin, merupakan salah satu program akademik pada institusi yang ia pimpin. Mahasiswa setiap angkatan wajib mengikuti kunjungan ini yang kemudian dikemas dalam bentuk tugas.

Di Unbita Gorontalo sendiri, lanjut dia, Prodi MAP masih tinggi peminat, khususnya mahasiswa berstatus Pegawai Negeri Sipil atau yang sudah bekerja. Menariknya, sejumlah mahasiswanya telah menduduki jabatan strategis di masing-masing instasinya, seperti kepala dinas, bahkan bupati.

Ia berharap seluruh mahasiswa bisa berkolaborasi dengan pakar keilmuan yang ada diperguruan tinggi lainnya, sehingga mereka bisa mengembangkan ilmu administrasi publik di tempatnya mengabdi. “Sekali lagi terima kasih atas segala sambutannya yang luar biasa. Semoga segera disusul dengan pertukaran mahasiswa antara kami dengan UNR,” harapnya.

Kaprodi MAP PPs UNR Dr. Ida Ayu Putu Sri Widnyani, S.Sos., MAP., selaku narasumber membeberkan tentang penerapan nilai-nilai administasi publik dalam pengelolaan prodi untuk menghasilkan mutu lulusan.

“Pengelolaan tersebut memerlukan ‘focus of interest’ dari administrasi publik yang terdiri dari tiga pilar yakni; kebijakan publik, manajemen publik dan pelayanan publik,” jelasnya. Keterlibatan stakeholder juga sangat memengaruhi kualitas pengelolaan prodi.

“Dalam mengimplementasikan kebijakan yang diterapkan di kampus, khususnya di tingkat prodi adalah kebijakan dari tingkat pusat, rektorat dan unit kerja,” imbuhnya. Ida Ayu Sri Widnyani berharap, materi yang ia sampaikan bermanfaat bagi Prodi MAP Unbita Gorontalo sehingga muncul sisi saling memberi manfaat dari sebuah kerja sama. (Gde)

BERITA TERKINI