JA Teline V - шаблон joomla Форекс

PENDIDIKAN
Typography

DENPASAR – fajarbali.com | Peserta didik dari semua jenjang pendidikan memasuki masa liburan. Untuk menekan perilaku negatif selama tidak ke sekolah serta tetap mengasah ketajaman otak, SMK Kesehatan PGRI Denpasar menggelar kompetisi catur yang diikuti peserta SD, SMP dan SMA/SMK se-Bali.

Cabang Olahraga yang menuntut kesabaran, strategi serta ketelitian itu berlangsung pada Minggu (5/6) di sekolah setempat, Jalan Meduri No 20 Denpasar.

Ketua Panitia Made Sedanayasa, menjelaskan, yang paling menarik dari kompetisi catur tingkat ini yakni para pemenang berkesempatan bertanding dengan Octo Dani, salah satu master catur nasional.

"Tujuan utama kami untuk memberikan ruang kepada siswa, penggemar atau pemain catur untuk mengasah kemampuan dan keterampilan teknik bermain catur. Disamping juga memberi ruang untuk melakukan pemanasan dalam mempersiapkan diri dalam perhelatan lomba  catur di Gianyar nanti," jelas Sedanayasa.

Ia menyebut, antusiasme masyarakat sangat tinggi terbukti dengan jumlah peserta mencapai 66 orang. Rinciannya, jenjang SD 22 peserta, SMP 26 peserta serta SMA/K sederajat 18 peserta. Momentum ini sekaligus mengenalkan SMK Kesehatan PGRI Denpasar kepada masyarakat luas.

CATUR 2 6 6 22Ketua Panitia Made Sedanayasa (tengah).

Ketua Umum Pengprov Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Bali Nyoman Budi Adnyana mengapresiasi kegiatan yang digelar SMK Kesehatan PGRI Denpasar ini untuk memberikan ruang kepada siswa dalam rangka eksistensi permainan catur di Bali.

Wadah ini, lanjut Budi, juga sebagai ajang pencari bakat bibit pencatur di Bali untuk nantinya bisa mewakili Bali dalam kejuaraan nasional catur. Dengan adanya ini Pengprov dapat melihat kemampuan-kemampuan siswa, kalau memiliki bakat tinggi hanya tinggal melakukan penggodokan lebih lanjut untuk dikirim ke tingkat nasional.

"Kami harap kepada dewan juri agar tetap menjaga sportifitas, jangan ada yang curang. Banyak upaya juga bisa dilakukan untuk memenangkan permainan catur seperti membuat keributan, memainkan jam, maupun mengganggu konsentrasi lawan," pinta Budi.

Juara I tinggkat SD diraih I Putu Kayana Wiryawan, juara II Ni Made Devkanya Nandita, dan juara III Ravael Noel Victory Sitanggang. Untuk tingkat SMP juara I M. Zaky Ubaid Al Fakhir, juara II Fabian Glen Mariano dan juara III Made Dipa Nugraha P.P. Sementara untuk tingkat SMA keluar sebagai juara I Brian Surjaya, juara II Rafael Jordan, dan juara III Nonian Andyk Ulandari. (Gde)

BERITA TERKINI