JA Teline V - шаблон joomla Форекс

PENDIDIKAN
Typography

DENPASAR – fajarbali.com | Setelah vakum dua tahun akibat pandemi global covid-19, Universitas Hindu Indonesia (Unhi) Denpasar kembali menggelar Kejurprov Taekwondo “Piala Rektor UNHI” 2022 yang berlangsung dari 27 hingga 29 Mei 2022 di Aula Taman Asoka Unhi.

Kejurprov Taekwondo ini adalah sebuah kegiatan yang difasilitasi Rektor Unhi beserta Pengprov Taekwondo Bali yang diikuti dari usia 7 tahun hingga peserta mahasiswa.

Awalnya, kompetisi adu ketangkasan ini ditargetkan menyedot 1000 atlet. Setelah pendaftaran, jumlahnya hampir menyentuh angka 1000 peserta baik dari Bali mau pun luar Bali.

Wakil Rektor III Unhi Dr. Drs. I Putu Sarjana, M.Si mengatakan, alas an Unhi menginisiasi kompetisi taekwondo karena Unhi selain bergerak di bidang pendidikan tinggi, namun juga membangun sebuah sinergi dengan tujuan masyarakat bisa sehat melalui sebuah kegiatan yang produktif.

Salah satu tujuannya adalah melihat potensi dari peserta yang mulai dari usia 7 tahun tersebut untuk diuji tandingkan, sehingga nantinya mampu mengukur sebuah prestasi yang telah dilakukan dengan rutinitas latihan.

“Sehingga menyaring kemampuan dari masing-masing atlet untuk bisa ditampilkan sebagai persiapan berikutnya dalam Kejurda yang digelar oleh Provinsi Bali ataupun provinsi lainnya,” ujar Sarjana saat mewakili rektor membuka Kejurprov Taekwondo, sabtu (28/5).

Dari total peserta, diantaranya sebanyak 16 perguruan tinggi yang mengikutkan mahasiswanya untuk ikut bertanding dalam Kejurprov ini. Bahkan peserta tidak hanya dari Bali saja, 4 Provinsi lainnya pun turut ikut menjadi peserta. Daerah luar Bali tersebut adalah NTB, DKI Jakarta, Jawa timur dan Sulawesi Selatan.

TAEKWONDO 2 29 5 22Peraih juara dalam Kejurprov Taekwondo “Piala Rektor UNHI” 2022.

“Dengan begitu antusiasnya para atlet taekwondo ini berlaga, kami sebagai pengelola institusi perguruan tinggi yang didorong oleh pihak yayasan yang memberikan fasilitas, sehingga kami manfaatkan semaksimal mungkin dan dalam kesempatan ini sekaligus kami bersosialisasi untuk memperkenalkan UNHI tidak untuk Bali saja namun juga untuk daerah lainnya,” imbuhnya, sembari menambahkan Unhi adalah universitas yang tidak hanya bercirikan keagamaan tetapi banyak program studi yang bercirikan umum mulai dari S1 hingga program doktor.

Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Yayasan Pendidikan Widya Kerthi, Kolonel (Purn). Dr. Drs. Dewa Ketut Budiana, M.Fil di saat yang sama mengatakan, ada beberapa hal yang perlu diambil hikmah dalam kegiatan ini, utamanya dalam bidang pendidikan. Yakni nilai disiplin, selain itu loyalitas, selanjutnya rela berkorban, serta patut dan taat kepada aturan yang dilaksanakan baik melalui pertandingan ini maupun aturan yang berlaku di perguruan tinggi.

“Saya mewakili yayasan berharap jangan berhenti sampai di sini. Kalau bisa kegiatan ini berlangsung setiap tahun. Yang artinya menjadi program tetap Unhi yang kerjasama dengan pemerintah provinsi,” kata purnawirawan TNI AD tersebut. (Gde)

BERITA TERKINI