JA Teline V - шаблон joomla Форекс

PENDIDIKAN
Typography

DENPASAR – fajarbali.com | Sabtu 23 April 2022, Yayasan Pendidikan Darma Sunu Mandare (YPDSM) genap berusia 12 tahun. Keluarga besar TK Lingga Murti School dan SD Tri Murti School beserta orangtua didik bersukacita merayakan hari jadi yayasan yang menaungi dua lembaga pendidikan dasar tersebut.

Dalam waktu relatif singkat, TK Lingga Murti School dan SD Tri Murti School menjelma sebagai sekolah favorit, khususnya di Denpasar selatan. Ini bisa dibuktikan dari deretan prestasi serta jumlah peserta didik yang melampaui target. Lantas apa yang menyebabkan sekolah swasta itu melejit di tengah ‘kompetisi’ yang sangat ketat di Ibu Kota Provinsi Bali?

Jika ditarik ke belakang, YPSDM ini didirkan atas rasa sujud bakti seorang anak kepada orangtuanya. Tidak ada motif bisnis. Semuanya mengalir bagai air. Rasa bakti kepada orangtua yang telah tiada diwujudkan dengan cara membantu mencerdaskan kehidupan bangsa. Anak yang dimaksud adalah Dr. Drs. I Made Suarta, SH., M.Hum.

Masih segar dalam ingatannya, 23 April 1983 adalah hari paling menyedihkan dalam hidupnya. Hari itu, sang ibu, Ni Nyoman Rening pergi untuk selamanya, menyusul suaminya I Nyoman Buda yang puluhan tahun mendahului menghadap Tuhan. Ia meninggalkan Rening sebagai janda enam anak.

“Saya ingin mendedikasikan YPDSM ini untuk orangtua saya. Sehingga saya ambil kata Sunu yang berarti anak, dan Mandare dari gabungan nama kedua orangtua saya, Man Buda dan Rening. Jadi nama yayasan ini sangat berarti bagi saya. Menyangkut emosional anak dan orangtua kemudian didedikasikan untuk pendidikan masyarakat,” jelas Suarta di sela perayaan ulang tahun ke-12.

Suarta yang kini duduk sebagai pembina yayasan menjelaskan, yang istimewa di HUT ke-12 YPDSM ini lahirnya lembaga baru SD Tri Murti School. “Yang mengagetkan juga, anak-anak secepat itu menguasai bahasa empat bahasa,” ujarnya.

Pihaknya pun kerap menekankan kepada guru untuk bekerja keras dan dilanjutkan dengan tindakan nyata, maka akan membuahkan hasil. “Dalam waktu sekejap, SD Tri Murti juga sudah mempunyai mars,” bebernya.

Dalam kesempatan itu, Suarta juga mengungkap telah banyak siswa TK yang telah mendaftarkan diri. Dari target 40 siswa TK, telah mendaftar 45 bahkan 50-an calon siswa hingga sekarang. “Untuk SD Tri Murti, saya hanya mencari siswa 20 orang saja,” katanya. Suarta juga menyampaikan kebijakan bagi TK B Lingga Murti School yang ingin melanjutkan di SD Tri Murti School. “Saya akan gratiskan SPP enam bulan,” imbuhnya.

YPDSM 2 23 4 22Dr. I Made Suarta, SH., M.Hum., selaku Ketua Pembina YPDSM memberikan sambutan.

Sementara itu, Ketua YPDSM dr. Made Rendra Wisnu Rahabistara menyampaikan terima kasih kepada para orang tua siswa yang telah mempercayakan anak-anaknya bersekolah di TK Lingga Murti, dan SD Tri Murti School.

Pendidikan karakter berbasis kearifan lokal, dan juga perkembangan ilmu teknologi menjadi prioritas peserta didik pada lembaga yang berlamat di Jalan Gurita I, Gg Gurita I, Sesetan, Denpasar Selatan ini.

“Kami akan mendidik siswa yang memiliki karakter yang baik, terampil dan lugas. Dan selain itu, empat bahasa yakni Bahasa Inggris, Mandarin, Indonesia, dan Bahasa Bali akan terus diajarkan, sehingga mereka memiliki bekal untuk jenjang berikutnya,” tandasnya.

Kepala TK LMS, Putu Gitta Fortuna menyampaikan berbagai prestasi anak-anak dan juga para guru telah berhasil diraih di tengah pandemi Covid-19. Di antaranya, anak-anak meraih juara 1 lomba busana adat ke pura, sedangkan guru-gurunya meraih prestasi mesatua, serta prestasi lainnya.

“Dalam mendidik anak-anak, kami menggunakan kurikulum nasional dengan dipadukan teknologi dan budaya. Ke depan mengembangkan kurikulum merdeka,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Kepala SD Tri Murti, AA Alit Sudarsana menuturkan, dirinya yang ditunjuk oleh pembina yayasan mengaku bangga melihat perkembangan peserta didiknya. Karena sekolah yang dia pimpin itu baru lahir sembilan bulan yang lalu. Namun dalam proses pembelajaran berlangsung lancar. Bahkan, anak-anak sangat semangat.

“Ada empat anak yang belum bisa baca. Oleh karena itu, saya bersama yayasan merundingkannya dan memberikan les gratis, sehingga mereka sekarang sudah bisa baca. Ini semangat yang luar bisa. Dan orang tua siswa tidak salah memilih menyekolahkan anaknya disini,” ungkap dia.

Wayan Suarini, orangtua dari siswa TK B I, Kadek Pramesti Dewi mengaku tidak salah pilih menyekolahkan anakknya di TK Lingga Murti. Sejak umur 3 tahun, Suarini membaca potensi anaknya menonjol di bahasa Inggris. Sehingga ia memilih sekolah di TK Lingga Murti. Terbukti, sang putri tercinta meraih juara III Lomba Bahasa Inggris yang hadiahnya diserahkan saat seremoni HUT ke-12 YPDSM.

“Selain dekat rumah, saya mencari sekolah yang unggul dalam bahasa. Kebetulan anak saya suka bahasa asing, khususnya Bahasa Inggris. Untuk SD saya pastikan melanjutkan di sini. Karena anak saya sangat senang, nyaman dan tidak mau pindah dari sini,” tuturnya.

Sebelum puncak acara potong tumpeng, orangtua dan peserta didik memenuhi halaman sekolah guna menyaksikan anak-anaknya pentas di panggung. Berbagai aksi seni dan budaya pun dipentaskan dalam acara ini. Diantaranya Tari Pendet, Tari Puspanjali, hingga Tari Condong.

Tak hanya itu, juga diisi penyerahan hadiah bagi anak-anak yeng berhasil meraih juara dalam lomba serangkaian HUT YPDSM, yang digelar sejak 19-20 April 2022. Bahkan, para orang tua siswa juga mendapatkan doorprize jika berhasil menjawab pertanyaan dari Pembina YPDSM ini.

Acara itu diawali dengan pembacaan sambutan dari empat perwakilan siswa yang menyampaikan dengan tiga bahasa. Yakni Bahasa Mandarin, Inggris, Indonesia, dan Bahasa Bali. (Gde)

BERITA TERKINI