JA Teline V - шаблон joomla Форекс

PENDIDIKAN
Typography

AMLAPURA – fajarbali.com | Pengabdian kepada Masyarakat (Pengabmas), Program Pascasarjana Universitas Ngurah Rai (PPs UNR) tahun 2022 mengusung tema "Melalui Pengabmas, Kita Tingkatkan Pendidikan dan Pelayanan Pengaduan Eksploitasi kepada Anak” bertempat di Panti Asuhan Yayasan Yasa Kerti, Jl Gusti Ngurah Rai 45, Amlapura, Kabupaten Karangasem. Minggu 9 Januari lalu.

Direktur PPs UNR Dr. Nyoman Diah Utari Dewi, A. Par., MAP., menjelaskan, kegiatan ini merupakan implementasi dari Tri Dharma Perguruan Tinggi serta salah satu butir Tri Hita Karana yang kedua yaitu menjaga hubungan yang baik antar-sesama.

"Kegiatan ini dirangkai dalam bentuk mensosialisasikan tentang pemahaman tentang eksploitasi anak, pelayanan dan perlindungan bagi anak yang terekploitasi yang disampaikan oleh dosen-dosen kami," jelas Diah, di Denpasar, Selasa (18/1).

Narasumber, Dr. Ida Ayu Putu Sri Widnyani, S.Sos., MAP., menjelaskan, pemerintah telah menyediakan wadah perlindungan dan wadah menyampaikan laporan ketika ada anak atau teman atau keluarga yang menjadi korban eksploitasi, dapat melaporkan melalui sapa (center sahabat perempuan dan anak) 129 atau WhatsApp di nomor 08111129129.

Melalui laman Dinas Sosial Kabupaten Karangasem maupun Provinsi Bali, lanjut Sri Widnyani, juga dapat menyampaikan melalui SP4N (Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Sasional) lapor! Dengan mengirim sms ke 1708 atau www.lapor.go.id. Melalui sp4n lapor identitas pelapor bersifat rahasia dan anonim.

"Dengan demikian ketika terjadi kejadian maka anak-anak tidak perlu takut untuk melaporkan atau menyampaikan kepada orang tua/ orang tua asuh, teman dan juga guru," paparnya.

Sementara narasumber kedua, Dr. Cokorde Istri Dian Laksmi Dewi, SH., MH., memaparkan materi terkait kenakalan remaja. Kedua narasumber merupakan Kaprodi MAP dan MH di PPs UNR.

Pihak pengelola sangat mengapresiasi kegiatan pengabdian dari PPs UNR yang memiliki kepedulian terhadap anak-anak panti berjumlah 26 orang dimana mereka ada yang yatim piatu, anak yatim, anak piatu dan ana-anak dari keluarga kurang mampu. Anak-anak panti semuanya bersekolah mulai dari sekolah dasar sampai berpendidikan sekolah menengah atas.

Anak-anak peserta kegiatan diberikan literasi tentang jenis kenakalan remaja yang dapat dipengaruhi melalui media digital serta mengharapkan agar anak-anak berhati-hati dalam penggunaan media digital karena jika salah dalam pemanfaatannya maka akan berdampak bagi masa depan anak-anak.

Peserta pengabmas terdiri dari perwakilan mahasiswa Prodi MH dan MAP untuk mencegah kerumunan di era adaptasi kehidupan baru. Di akhir, PPs UNR menyerahkan bantuan berupa alat tulis, beras dan biaya yang terkumpul dari sumbangan sukarela mahasiswa, dosen dan anggaran lembaga. (Gde)

BERITA TERKINI