JA Teline V - шаблон joomla Форекс

PENDIDIKAN
Typography
DENPASAR - fajarbali.com | Lembaga Pengabdian Masyarakat (LPM) Universitas Warmadewa (Unwar) menjalin Program Kemitraan Masyarakat (PKM) dengan para perajin lidi yang notabene usaha rumaha tangga di Desa Peguyangan Kaja, Kecamatan Denpasar Timur, Kota Denpasar.


Ketua PKM Unwar Ni Putu Riski Martini dikonfirmasi di Denpasar, Selasa (24/11/2020), menjelaskan, PKM bertujuan meningkatkan perekonomian rumah tangga melalui kerajinan lidi janur yang dibuat menjadi olahan barang yang bernilai ekonomis.

"Kami telah melakukan pendampingan dari segi aspek produksi, akuntansi dan pemasaran. Dari aspek produksi telah diberikan bantuan berupa bahan baku lidi, yang diharapkan mampu meningkatkan jumlah produksi yang dihasilkan," kata Riski Martini didampingi anggota IB Made Putra Manuaba dan Made Anggita Wahyudi Linggasani .

Sedangkan aspek pembukuan tim PKM Unwar memberikan pendampingan untuk membantu perajin dalam membuat pembukuan atau pencatatan terkait pengeluaran untuk keperluan operasional seperti bahan baku dan penolong, biaya yang diperlukan dalam proses produksi sampai menjadi barang jadi.

Hal ini dilakukan untuk mengetahui laba atau rugi usaha, sehingga akan mampu mengembangkan usaha dalam jangka Panjang. Sedangkan dari aspek pemasaran, dilakukan dengan membantu mitra membuat website, dan media sosial untuk mempromosikan barang hasil kerajinan yang telah dibuat.

Pihaknya mengapresiasi semangat dan antusiasme dari mitra selama proses pendampingan berlangsung. “Kami pantau para mitra sangat antusias dan komunikatif dalam pelaksanaa pendampingan," tambahnya. Riski Martini berharap PKM akan mampu meningkatkan asset, omset kuantitas produksi dan jumlah tenaga kerja yang diperlukan pada usaha ini.

Ni Luh Suparningsih, pemilik usaha kerajinan lidi janur mengaku telah mempekerjakan 5 orang warga sekitar tempat tinggalnya dalam usaha ini, dan dengan adanya pendampingan ini diharapkan akan mampu lebih meningkatkan uusaha kerajinan rumah tangga ini menjadi usaha yang lebih besar dan mampu menjadi penggerak ekonomi rumah tangga. (Gde).