JA Teline V - шаблон joomla Форекс

PENDIDIKAN
Typography

DENPASAR - fajarbali.com | Program Studi Magister Rekayasa Infrastruktur dan Lingkungan (Prodi MRIL), Program Pascasarjana Universitas Warmadewa (PPs-Unwar) tetap produktif melangsungkan kegiatan akademik di tengah pandemi Covid-19.

Rabu (29/72020), kemarin, pimpinan Prodi MRIL PPs Unwar menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dan KSO dengan Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPKJ), bertempat di kampus setempat.

Pada hari yang sama, Prodi MRIL PPs Unwar juga menggelar Webinar yang mengusung tema "Emerging From Pandemic: The Innovation of Contruction Industry". 

Nara sumber yang terlibat antara lain, Ir Akhmad Suraji, M.T., P.hD., IPM (Anggota Komite Keselamatan Konstruksi (K2K) Kementerian PUPR, Ir. I Wayan Mandia (Direktur Operasional II HK Insfrastruktue), Ang Hwi Ling, B. Eng., M.Sc.,MBA., MSSS (President Enginer Surbana Jurong Singapura), David Vila Nova  De Almeida, ST (Recorder Assistent Supervisor Chec China Harbour Timor Leste), serta Dr. Ir. Putu Ika Wahyuni, ST., MSi., MT,  (Kaprodi MRIL PPs Unwar). Sedangkan Putu Aryastana yang merupakan Ph.D student National Central Unjversity of Taiwan didaulat menjadi moderator.

Kaprodi MRIL Dr. Ir. Putu Ika Wahyuni, ST., MSi., MT., menjelaskan, seminar merupakan hal yang sangat penting untuk menjaga iklim akademik yang mampu meningkatkan wawasan seluruh civitas akademika tentang bidang ilmu yang ditekuni, termasuk prospektif ke depannya.

"Dunia konstruksi atau teknik juga harus beradaptasi dengan situasi kekinian, apalagi di masa pandemi. Kami harap webinar ini memberi manfaat bagi civitas kami," kata Ika Wahyuni.

Terkait dengan penandatanganan MoU dengan LPJK, Ika Wahyuni mengungkapkan, pihaknya membuka pintu bagi stakeholder terkait yang ingin melakukan kerja sama. Pasalnya, kerja sama memberikan dampak positif antar kedua pihak.

"Di satu sisi perguruan tinggi sebagai penyedia akademisi, di sisi lain dunia kontruksi sebagai sebagai penggunanya. Hal ini akan menjadi satu integrasi yang sangat baik bagi kedua pihak,"tuturnya. 

Pada kesempatan yang sama Direktur PPs Unwar Dr. Dra AA Rai Sita Laksmi, M.Si.,  menyampaikan, jalinan kerja sama dengan LPJK tidak sebatas formalitas, tapi diwujudkan secara nyata dan berkelanjutan. 

AA Rai Sita Laksmi berpandangan, dunia konstruksi memiliki tantangan yang cukup berat di era tatanan kehidupan baru. Karenanya, dengan kerja sama tersebut, tantangan bisa dipecahkan bersama-sama lewat inovasi yang lahir dari kolaborasi akademisi dengan praktisi.

"Saya berharap webinar ini mampu memotivasi industri konstruksi sehingga tetap berinovasi dan mampu menghadapi tantangan di tengah pandemi ini," pungkas AA Rai Sita Laksmi. (Gde)