JA Teline V - шаблон joomla Форекс

Milan Armao Ingin Mengajar Karate Tradisi

OLAHRAGA
Typography

Gadis bernama Milan Armao karateka asal Houston, Texas Amerika Serikat mempunyai cerita tersendiri tentang awal ketertarikannya terhadap senibeladiri karate tradisi. Menurutnya, karate tradisi memiliki daya tarik tersendiri.

DENPASAR-fajarbali.com | Ditemani sang ayah Sensei Deddy Mansyur dari Houston Shotokan Karate, Houston, Texas, Amerika Serikat dan sang ibu Jeannie Peng Mansyur, ia yang sebelumnya ikut dalam Max Dojo di Amerika, tahun 2009 akhirnya memilih untuk menekuni karate tradisional.

Alasannya berhenti dari dojo sebelumnya, karena dalam Max Dojo sangat banyak permainan. Segala jenis olahraga terdapat dalam dojo ini sehingga dirinya menjadi tidak fokus untuk berlatih.

“Tahun 2009 sembilan saya pindah ke dojo yang mengajarkan karate tradisi,” katanya di sela mendemontrasikan karate untuk anak-anak Dojo Wirasatya, di Denis Club, Denpasar, Selasa (2/1/2018).

Di karate tradisi, kata gadis 16 tahun ini, banyak didaptakannya. Mulai dari membentuk karakter, mendidik mental, mindset serta hal berguna lainnya.

Sehingga, ia memilih untuk berlatih di karate tradisional. “Saya bercita-cita ingin menjadi seorang karate profesional dan juga mengajar senibeladiri karate tradisi ke generasi berikutnya,” ungkapnya.

Adapun prestasinya gadis dengan gelar Nidan (2nd dan) 2nd degree black belt with SKIF based in Japan, diantaranya Japan Karate Association  National US Gold 2010-2012 Kumite and Kata Shotokan Karate International Federation (SKIF), National US Kata and Kumite Gold 2014, dan National Karate Federation-Texas 2014 dengan meraih emas. (alt)