JA Teline V - шаблон joomla Форекс

OLAHRAGA
Typography

Sensei Deddy Mansyur dari Houston Shotokan Karate, Houston, Texas, Amerika Serikat saat memberikan pelatihan karateka Dojo Wirasatya.

DENPASAR-fajarbali.com | Dojo Wirasatya membuktikan diri kesungguhannya dalam mendidik dan mecetak karateka berprestasi. Kali ini, Dojo yang bermarkas di SD Kartika 1 Denpasar ini, mendatangkan Sensei Deddy Mansyur dari Houston Shotokan Karate, Houston, Texas, Amerika Serikat.

Ketua Dojo Wirasatya, Anak Agung Gde Putra mengatakan, pihaknya mendatangkan pelatih dari Texas Amerka Serikat untuk berbagi ilmu dan sharing. “Beliau datang kesini sekaligus liburan, dan membagikan ilmunya, mulai dari kihon, kumite, dan kata. ” katanya di sela-sela pelatihan di Denis Club, Denpasar, Selasa (2/1/2018).

Menurutnya, latihan dengan sensei yang telah menetap di Amerika sejak 52 ini sebanyak dua kali. Yakni di tanggal 31 Desember 2017 lalu dan 2 Januari 2018. “Tujuan dari kegiatan ini, untuk memperkenalkan kepada anak-anak tentang karate. Bahwa karate itu terkenal di seluruh dunia,” lanjuntya seraya menambahkan, kegiatan ini untuk menambah semangat anak-anak mempelajari karate.

Dalam latihan tersebut, tambahnya, juga diperkenalkan tentang dasar-dasar karate. Mulai dari kihon, kumite, dan kata. Dan ini, menandakan karate itu sudah terkenal di dunia. “Tahun 2020 karate masuk dalam olimpiade, dan karate baru pertama kali masuk dalam olimpiade,” ungkapnya.

Sementara, Sensei Deddy Mansyur menyambut positif karateka Dojo Wirasatya. Menurutnya, bimbingan dan juga pengarahan yang diberikan Sensei Anak Agung Gde Putra, dirinya melihat semangat dari anak-anak sangat tinggi sekali. “Pertamakali saya datang, hujan sangat lebat. Tetapi mereka datang. Dan hari ini mungkin karena sekolah, tetapi saya yakin semangatnya masih tetap tinggi,” ujarnya.

Untuk disiplin sendiri, dirinya melihat anak-anak dapat mengikuti arahan dan peraturan. “Saya lihat tidak ada yang main-main atau menghindari. Bagi saya, disiplin mereka sangat positif. Penting sekali ini, simpai selalu memberikan contoh dan kohai-kohai mengikuti mereka,” lajutnya, seraya menekankan untuk menjaga kondisi fisik yang harus dibentuk.

Di Amerika sendiri, tuturnya, kendalanya sangat besar terhadap perkembangan seni beladiri karate. Dengan 50 negara bagian, harus bersaing antara Max Dojo dengan dojo tradisi. “Semua kegiatan ada di Max Dojo, mulai dari yoga, taichi. Jadi mix di sana. Sehingga kita yang di tradisi agak sulit mengikutinya,” tuturnya.

Sensei Deddy Mansyur  sendiri mendirikan dojo The Houston Shotokan Karate pada tahun 1978. Dan dojo ini merupakan dojo pertama di Texas yang menawarkan kurikulum karate Shotokan tradisional. Sejak tahun itu, kehadiran karate dan bela diri secara keseluruhan telah berkembang.  (Alit)

google-site-verification: google7d59b1e99861fab7.html