JA Teline V - шаблон joomla Форекс

OLAHRAGA
Typography

MANGUPURA-fajarbali.com | Dua ilmuwan olahraga dari Ganesha  Sport Center Fakultas Olahraga Kesehatan (FOK) Undiksha Singaraja  Dr.  Iwan Swadesi dan Dr. Syarif Hidayat, Senin (20/5/2019)  memberikan pemantapan kepada para pelatih fisik cabor anggota KONI Badung  di GOR Bulutangkis  Praja Kwanji Badung. 

Keduanya menjelaskan, umumnya fisik atlet Badung  perlu ditingkatkan lagi,  sehingga makin prima dalam menghadapi Porprov Bali di Tabanan September mendatang.

Iwan mengatakan,  masih ada waktu dua atau tiga bulan lagi memperbaiki fisik atlet tersebut mengacu pada tes fisik pertama dua minggu lalu di GOR Purna Krida.  Kalau mau  lebih spesifik lagi harus dilakukan di lab. Undiksha Singaraja. 

Dalam bagian lain Sharif Hidayat menjelaskan lebih detail hasil tes fisik sejumlah atlet Badung, perlu ditingkatkan lagi guna menunjang prestasi pada multi event olahraga dua tahunan level Bali tersebut. Menurutnya harus ada kemauan dari pelatih untuk memompa semangat para atlet dengan memanfaatkan sisa waktu ini. ”Harus ada kemauan keras terutama dari pihak atlet mengingat eksekusi untuk mendapat medali berada di tangan atlet,” ucapnya. 

Ditempat sama Ketua Umum KONI Badung Made  Nariana  segera mengajak  para pelatih cabor  itu melakukan pelatihan lanjutan ke Undiksha Singaraja, sehingga pelatihan dengan penerapan ilmu pengetahuan olahraga dapat dilakukan lebih tepat. 

Dengan cara itu, Badung ingin menuju porprov  Tabanan lebih mantap untuk mempertahankan juara  umum kedelapan kalinya.  KONI Badung sedang mencari waktu yang tepat untuk itu. 

“Pelatihan menuju peningkatan kualitas pellatih cabor di Badung sudah menjadi tuntutan, dan  KONI  Badung akan memfasilitasi  supaya  para pelatih menerapkan sport science kepada atlet mereka," kata Nariana.

Lebih lanjut Nariana menegaskan, kemauan keras Badung untuk mempertahankan juara umum tidak sekedar menuntut kepada pengurus cabor tapi dibarengi dengan program-program peningkatan pelatih dan atlet serta memberi kesempatan kepada seluruh cabor mengikuti event sebagai bentuk try out maupun try in supaya pelatih segera mengevaluasi  dari hasil untuk  perbaikan. (dje)