JA Teline V - шаблон joomla Форекс

Berhasil Raih Juara Umum II Wadokai Cup 2017, DCA Gelar Syukuran dan Tahun Baru

OLAHRAGA
Typography

Sambut tahun baru 2018, Dojo Campuhan Asri (DCA) gelar syukuran atas keberhasilan meraih prestasi. Diantaranya, menjadi juara umum II dalam Kejuaraan Terbuka Wadokai Cup 2017 Pemuda Pancasila, yang berlangsung di GOR Lila Bhuana, Denpasar, 17-18 November 2017 lalu.

DENPASAR-fajarbali.com | Syukuran yang dirangkai dengan perayaan tahun baru tersebut, berlangsung di Markas DCA, di Banjar Robokan, Padang Sambian, Minggu (31/12/2017), yang dihadiri Pembina DCA, Kelian Adat Robokan, pemangku pura, tokoh masyarakat, para karateka, orangtua karateka, serta undangan lainnya.

Ketua DCA, I Gusti Agung Kusuma Astawa menyampaikan, keberhasilan ini tidak terlepas dari dukungan semua pihak, baik dari karateka itu sendiri dengan orangtuanya, pengempon pura yang telah meminjamkan tempat sebagai markas DCA, hingga Pembina DCA yang selalu mensuport dojonya ini. “Prestasi ini adalah keberhasilan semua pihak yang telah mendukung DCA,” katanya.

Menurutnya, saat ini anak didiknya berjumlah 80 karateka, yang berasal dari seputaran Padangsambian hingga Badung. Dimana prestasi yang berhasil dipersembahkan oleh para karateka DCA ini, mulai dari tingkat nasional hingga internasional. “Karateka kami juga sudah sampai Eropa mewakili Indonesia,” ungkapnya.

Kelian Adat Banjar Robokan, I Made Raka Sujana mengapresiasi keberhasilan prestasi yang diraih DCA. “Prestasi ini adalah yang membanggakan bagi kami khsususanya di Banjar Robokan Padangsambian. Apalagi latihan yang diberikan oleh DCA hingga delapan kali dalam seminggu. Kami akan berikan tempat ini sebagai tempat latihan untuk selamanya. Dan tajen tidak akan kita adakan lagi di sini,” ujarnya.

Sementara Pembina DCA, A.A. Ketut Asmara Putra yang akrab disapa Gus Cilik mengatakan, keberhasilan ini merupakan kerja keras semua pihak. “Prestasi ini adalah karunia Tuhan, apalagi markas DCA berada di jaba Pura. Sehingga saya harapkan jangan sombong diri dengan prestasi ini. Mari kita terus berlatih sambil mengevaluasi apa yang kurang,” paparnya pria yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Kota Denpasar ini.

Untuk itu, pihaknya meminta agar tidak berpuas diri dengan keberhasilan ini. Menurutnya, prestasi sangat sulit di jaman sekarang yang penuh dengan godaan, baik itu hal negative seperti narkoba dan pergaulan bebas, serta ditambah media sosial. “Saya secara pribadi sangat bangga dengan keberhasilan ini. Kedepan saya harapkan prestasi ini bisa dipertahankan dan ditingkatan,” jelasnya seraya menambahkan, akan membantu DCA ini dengan membelikan matras dan juga samsak sebagai pendukung latihan.

Selain itu, sambung Gus Cilik, pihaknya juga akan mesosialisasikan keberadaan DCA ini ke seluruh banjar yang ada di Padangsambian. “Jika nanti kurang tempat untuk latihan, saya siap untuk mencarikan tempat yang lebih luas,” ungkap pria berkumis ini.

Sebelumnya, Sekretaris DCA I Gede Wijaya mengatakan, karateka DCA dalam Porprov Gianyar telah berhasil meraih dua medali emas dan satu perunggu. Porjar Bali meraih tiga medali emas dan satu perunggu. O2SN Provinsi Bali meraih sati medali emas. Dan dalam Kejuaraan Terbuka Wadokai Cup 2017 berhasil meraih tujuh emas, tujuh perak dan enam perunggu. “Dalam Kejuaraan Silent Knight di Jakarta, DCA mengirimkan dua atlet. Dan hasilnya tidak sia-sia, atlet kami berhasil meraih satu medali emas dan satu medali perunggu,” pungkasnya. (Alit)