JA Teline V - шаблон joomla Форекс

OLAHRAGA
Typography

GIANYAR-fajarbali.com | Cabang olahraga (cabor) menembak mendapat perhatian serius Pengcab Perbakin Gianyar, lantaran atlitnya produkif melahirkan atlet-atlet berprestasi.

Bertempat di Lapangan Stadion Kapten Dipta, Blahbatuh, Gianyar, puluhan anak-anak pelajar adu kemampuan dalam ajang Pekan Olahraga Pelajar (Porjar) Gianyar di  Cabor Menembak, Minggu (31/3/2019).

Sekretaris Perbakin Gianyar, I Wayan Ekayana, mengungkapkan selain mempersiapkan atlit menembak untuk ajang Porjar  Provinsi, pihaknya juga menjadikan Porjar ini untuk menjaring atlit untuk Porprov Bali yang akan diselenggarakan di Tabanan. Dalam setiap kejuraan, pihaknya juga terus bersosialisasi  untuk menepis  sandangan olahraga menembak sebagai olahraga yang mahal.

“Menembak ini justru olahraga yang merakyat. Contohnya,  untuk nomor senapan pompa, malah di desa-desa banyak yang memiliki senapan angin. Daripada menembak burung dikenai denda, di sini menembak mendapatkan juara dan penghargaan,” ungkap Ekayana.

Ekayana juga menyampaikan bangganya, karena olahraga menembak kian berkembang dan banyak diminati berbagai kalangan. Selaian, bersifat dinamis dan menantang sekaligus menghibur, menembak juga dinilai sangat postif untuk membanguankediisplian, konsterasi serta pergaulan anak-anak.  Seiring dengan perkembangan trend hobi dan gaya hidup, dalan ajang menembak ini juga  bertujuan mengenalkan sekaligus mengembangkan minat masyarakat untuk menyintai olahraga menembak sebagai media pembinaan, sumber reaksi, dan prestasi. “Kegiatan ini  juga untuk menghindari generasi muda dari kegiatan negaitf dan penyalahgunaan narkoba,” tambahnya.

Meski animo generasi muda untuk mengikuiti olahraga ini sangat tinggi, Pegkab Perbakin Gianyar mengakui  masih terkendala  lapangan tembak dan sarana senjata  untuk latihan. Hal ini menjadi salah satu kendala untuk melahirkan atlet yang berprestasi. Mewujudkan itu,  pihaknya sudah membicarakan dan mengusulkan keberadaan lapangan tembak. “Kami sudah jajagi beberap tempat dan sudah dilakukan survei. Salah sataunya di Bukit Jati, Gianyar.  Mudah-mudahan segera terealisasi, “harapnya.

Ketua Panitia Cabor Menembak Porjar Gianyar, AA Rai Rupawan menyebutkan, dalam cabang menembak  mempertandingkan 4 kategori yakni senapan Pompa tingkat SD putra dan putri, hunting SMP putra dan putrid, Air Rifel Match tingat SMA dan  Air Pistol tingkat SMA. Dalam Porjar ini diikuti oleh 30 perserta. Namun demikian, diakuinya, belum semua kecamatan memiliki atlit menembak. Selama ini atlet menembak didominasi dari kecamatan Gianyar, Sukawati, Tampaksiring dan Blahbatuh.  

“Usai Porjar, kami akan terus bersosialisasi ke sekolah-sekolah dengan mengajak atlit-atlit berprestasi. Di tingkat provinsi tim menembak Gianyar selalu diperhitungkan dan tidak pernah absen untuk menyabet medali emas,” jelas Rai Rupawan.

Salah satu peserta tigkat SMP dari Tampaksiring, I Made Juniawan mengaku sudah beberapa mengikuti kejuaraan menembak.  Di Porjar ini, dirinya  optimis bisa menaraih  prestasi dan dipercaya kembali untuk mewakili  Gianyar di Provinsi.

“Target saya, memperbaiki prestasi di Provinsi. Tahun lalu, saya hanya memperoleh Perunggu soalnya. Saya harus meningkatkan  konsentrasi, kesabaran dan fokus pada sasaran. Kalau persiapan mental  tentu saya sudah biasa,” yakinnya. (sar)