JA Teline V - шаблон joomla Форекс

OLAHRAGA
Typography

AMLAPURA-fajarbali.com | Untuk menjaring atlet-atlet potensial yang siap diterjunkan ke event yang lebih tinggi khususnya dalam olahraga Pencak Silat di Kabupaten Karangasem, Wakil Bupati Karangasem I Wayan Artha Dipa membuka secara resmi Kejuaraan Pecak Silat Pendekar Cup II tahun 2019 yang ditandai dengan pemukulan Gong, Rabu (2/1/2019) di Aula Gor Gunung Agung Amlapura.

Ketua Panitia, I Wayan Eddy Windu Sukarman, mengatakan,  dilaksanakannya Kajuaraan Pencak Silat Pendekar CUP II DPC PSPS Bakti Negara Kabupaten Karangasem tahun 2019 adalah untuk mempererat jalinan persaudaraan antar ranting PSPS Bakti Negara Se Kabupaten Karangaem, meningkatkan kecintaan kepada budaya kita sendiri sehingga akan menambah kualitas dan kuantitas dalam pembinaan atlit yang nantinya ikut berperan aktif dan dalam mengembalikan citra Pencak Silat sebagai budaya bangsa yang harus dileatarikan, dipertahankan, dikembangkan sebagai salah satu wahana membangun sikap mental generasi muda mendatang.

"Kejuaraan Pencak Silat Pendekar CUP II DPC PSPS Bakti Negara Kabupaten Karangasem tahun 2019 diikuti oleh 8 Kecamatan dengan jumlah peserta sebanyak 264 orang," ujarnya. 

Sedangkan Ketua DPC SPPS Bakti Negara Kabupaten Karangasem Wayan Suparta mengatakan, penyelenggaraan Pendekar Cup II Bakti Negara Kabupaten Karangasem adalah dalam rangka untuk menjalin persaudaraan, mencari bibit atlit serta merupakan kegiatan positif dalam olah raga untuk menghindari hal negatif. Dikatakanya, pencak silat olah raga yang mampu mengharumkan Indonesia di kancah internasional. "Contohnya saat  Asian Games XVIII Kemarin, Pencak Silat sudah terbukti mampu meraih medali Emas. Penyeleggaraan Pendekar Cup kali ini agar tetap menjaga Sportifitas serta menjunjung tinggi persaudaraan," ujarnya. 

Sementara, Wakil Bupati Karangasem I Wayan Artha Dipa mengatakan, kejuaran pencak silat pendekar cup, dapat memberikan mental yang tinggi untuk para atlet, dalam kejuaraan ini kita harus membina karangkter, otot dan budaya sehingga menjadi kut khususnya para atlet Kabupaten Karangasem. Dikatakanya, Pecak silat merupakan budaya, melalui generasi muda, dan para pencak silat ini mari kita pertahankan budaya yang sudah kita miliki. "Dengan kejuaraan pencak silat ini diharapkan akan membentuk karakter yang sempurna, karakter yang tangguh, bisa membentuk masyarakat yang berbudaya," ujar Artha Dipa.

Wakil Bupati juga mengajak,para atlet  harus tetap mengedepankan kreativitas dan kejujuran, karena tanpa kejujuran sbuah event atau sebuah pertandingan adalah bohong dan melalui pertandingan seperti ini warisan budaya khususnya pencak silat kita akan dilestarikan. (bud)